ASIAWORLDVIEW – Menteri Perdagangan Budi Santoso membuka INACRAFT Vol.4 Oktober 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (2/10/2025). Ia menegaskan pentingnya menjadikan produk kriya sebagai kekuatan identitas bangsa sekaligus peluang ekonomi yang menjanjikan.
“Ekspor Indonesia tumbuh sebesar 7,7 persen hingga Agustus 2025, dengan surplus mencapai 29 miliar dolar AS, dan produk kerajinan menjadi salah satu kontributor utama,” sebutnya saat memberikan kata sambutan.
Menurutnya, Indonesia telah masuk dalam jajaran 11 besar eksportir kerajinan dunia, dan pasar dalam negeri pun sangat potensial untuk diisi oleh produk lokal. Ia juga menekankan dukungan pemerintah dalam memperluas akses pasar global melalui perjanjian dagang dengan negara-negara non-tradisional seperti Kanada, Peru, dan Tunisia.
“Sebanyak 942 UMKM telah difasilitasi untuk mengikuti business matching dengan pembeli internasional, menghasilkan transaksi senilai Rp1,4 triliun. Yang membanggakan, 70 persen dari UMKM tersebut sebelumnya belum pernah melakukan ekspor, menunjukkan efektivitas dukungan pemerintah dalam mendorong pelaku usaha kriya menembus pasar dunia,” ia menambahkan.
Baca Juga: UMKM Tampil Gemilang di INACRAFT Vol.4 Lewat Pendekatan Holistik
Pada pembukaan INACRAFT October 2025 Vol.4, Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) menegaskan komitmennya untuk mendorong regenerasi industri kerajinan Indonesia melalui tema “Craft, Culture, and Future”. Acara ini menjadi wadah perpaduan antara kekayaan budaya lokal dan semangat inovasi yang berkelanjutan.
Koordinator Bidang Youthpreneur, Raden Asyfa Fuadi, menyampaikan bahwa tahun ini INACRAFT memberi ruang lebih besar bagi generasi muda. “Ini semuanya tentang anak muda Indonesia karena sebenarnya, pemuda Indonesia disegani oleh perajin internasional, seperti dari Jepang, Korea, Jerman,” ujarnya.
INACRAFT Vol.4 menghadirkan lebih dari 843 stan, termasuk 20 brand terpilih di area Youth Tunnel yang dikelola oleh pelaku UMKM muda di bawah usia 40 tahun. Produk yang ditampilkan merupakan kombinasi antara kerajinan klasik dan kontemporer, dengan narasi budaya yang kuat sebagai daya saing utama Indonesia di pasar global.
Acara ini juga diramaikan dengan berbagai kegiatan budaya seperti membatik, menenun, dan tooling kulit, serta program pendukung seperti Craft Talks, Workshop, dan INACRAFT Appreciation Night. INACRAFT Vol.4 dibuka untuk umum dari pukul 10.00–21.00 WIB dan berlangsung hingga 5 Oktober 2025.
