Pakar: Pentingnya Membersihkan Garis Gusi dan Sela Gigi

ASIAWORLDVIEW – Kebiasaan perawatan gigi dan mulut yang baik tidak hanya terbatas pada menyikat gigi dua kali sehari, tetapi juga mencakup pembersihan area-area yang sering terlewat dan berpotensi menjadi tempat berkembangnya bakteri. Banyak orang fokus pada bagian depan gigi yang terlihat, namun kurang memperhatikan sela-sela gigi, garis gusi, bagian paling belakang geraham, hingga permukaan lidah yang dapat menjadi tempat penumpukan sisa makanan dan bakteri penyebab bau mulut.

“Biasanya orang mulai memperhatikan perawatan gigi karena ingin napas lebih segar atau gigi terlihat lebih putih. Itu bisa menjadi awal yang baik, tetapi kebersihan di sepanjang garis gusi dan sela gigi juga perlu diperhatikan. Plak adalah lapisan biofilm yang mengandung bakteri. Jika menumpuk, plak dapat berkontribusi pada masalah gigi dan gusi,” jelas drg. Zahrah Almira dalam Press Conference usmile: New Smile with Raditya Dika.

drg. Rara menjelaskan bahwa dasar perawatan sehari-hari mencakup menyikat gigi dua kali sehari selama dua menit dengan pasta gigi berfluorida serta membersihkan sela gigi setiap hari. Saat menyikat, gunakan tekanan lembut dan bersihkan seluruh permukaan gigi, termasuk bagian luar, dalam, permukaan kunyah, dan gigi belakang. Pemilihan produk dan alat pembersih perlu disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi gigi dan gusi.

Ini adalah prinsip dasar yang terdengar sederhana, tetapi sering kali diabaikan. Menyikat terlalu keras, misalnya, dapat merusak enamel dan menyebabkan gusi turun; sementara melewatkan sela gigi berarti membiarkan bakteri berkembang di area yang tidak terjangkau bulu sikat.

Baca Juga: Pakar: Kesehatan Gigi dan Mulut sebagai Cermin Kesehatan Tubuh

“Noda pada permukaan gigi, warna alami gigi, bau mulut, dan kondisi enamel punya penyebab serta cara perawatan yang berbeda. Jadi, penting untuk tahu apa yang ingin kita rawat dan apa fungsi produk yang dipilih. Kalau gusi sering berdarah, bengkak, atau bau mulut terus muncul, sebaiknya periksa ke dokter gigi agar penyebabnya bisa diketahui,” tambahnya.

usmile menghadirkan sistem perawatan gigi dan mulut yang lengkap untuk mendukung berbagai kebutuhan dan gaya hidup, melalui rangkaian pasta gigi, sikat gigi elektrik, dan water flosser untuk perawatan sehari-hari. Setiap pasta gigi memiliki fokus manfaat yang berbeda.

Pasta gigi Fresh White, yang dikenal di Indonesia sebagai “odol parfum”, berfokus pada kesegaran mulut dan perawatan noda sehari-hari, sedangkan pasta gigi Repair White menggabungkan pemutihan dengan perawatan enamel melalui kandungan F-CaP dan hydroxyapatite (HAP). Untuk membantu gigi tampak lebih putih secara instan, usmile juga memiliki pasta gigi Optical White yang menggunakan Natural Purple Corrector melalui koreksi warna optik, disertai papain untuk mendukung perawatan noda. Teknologi ini bekerja pada tampilan warna gigi, dengan mekanisme yang berbeda dari pemutihan melalui bleaching. Sementara itu, pasta gigi Strength White berfokus pada perawatan noda permukaan akibat kopi dan teh, sekaligus melindungi enamel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *