Bitcoin Sideways di USD65.000, Pasar Global Beralih ke Risk-On

Bitcoin

ASIAWORLDVIEW – Harga Bitcoin (BTC), Senin (10/8/2026), menunjukkan pergerakan yang cenderung sideways atau konsolidasi di kisaran USD65.000, setelah sepanjang pekan lalu berhasil bangkit dari level terendahnya. Aset digital ini diperdagangkan dalam rentang yang relatif sempit.

Meskipun pergerakan harian cenderung datar, performa Bitcoin dalam sepekan terakhir masih menunjukkan tren positif. BTC tercatat naik sekitar 2,58% hingga 2,68% dalam tujuh hari terakhir. Dalam 30 hari, kenaikannya mencapai 1,30%, sedangkan dalam 60 hari Bitcoin telah menguat sekitar 5,09%.

Pasar merespons positif pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengatakan bahwa ia sedang “low profile” atau “memproses secara diam-diam” masalah Iran, serta mengindikasikan bahwa ia lebih memilih meningkatkan tekanan ekonomi daripada melancarkan aksi militer skala besar. Hal ini meredakan kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah, yang turut mendorong penurunan harga minyak dan meningkatkan selera risiko (risk-on) di pasar global.

Baca Juga: Bitcoin Masuki Fase Sinyal, Hadapi Ancaman Rantai Ganda

Pasar juga menerima katalis positif dari arus masuk (inflow) dana yang signifikan ke produk Exchange-Traded Fund (ETF) Bitcoin spot. Pada 10 Agustus 2026, tercatat arus masuk bersih sebesar USD853 juta ke ETF Bitcoin spot, yang mendorong harga Bitcoin naik secara perlahan ke arah positif. Ini menandakan adanya minat beli yang kuat dari investor institusional.

Meskipun harga bertahan dan sentimen geopolitik membaik, Indeks Fear and Greed (Indeks Ketakutan dan Keserakahan) untuk Bitcoin turun menjadi 30, yang masih berada dalam zona “Takut” (Fear). Ini menunjukkan bahwa pelaku pasar masih diliputi kekhawatiran.

Selain itu, rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) AS untuk bulan Juli yang menunjukkan penambahan tenaga kerja justru berkurang 23.000 orang, jauh di bawah ekspektasi pasar. Meskipun data ini memicu reli di pasar saham AS karena meningkatkan harapan pemangkasan suku bunga The Fed, pasar kripto justru bereaksi datar, menunjukkan adanya disconnect atau pemisahan sentimen antara kedua kelas aset ini.

Pasar derivatif mencatatkan gejolak yang cukup besar. Dalam 24 jam terakhir, terjadi likuidasi (force sell) senilai lebih dari USD170 juta, dengan sekitar 67% di antaranya adalah posisi short (spekulasi bearish). Total lebih dari 95.000 trader terkena dampak likuidasi di seluruh pasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *