ASIAWORLDVIEW – DANA, sebagai salah satu dompet digital terbesar di Indonesia, telah mengambil sejumlah langkah konkret untuk mendukung pemberantasan judi online. Salah satunya, mendukung film Agen +62.
DANA secara resmi mendukung film Agen +62 sebagai bagian dari komitmennya dalam memberantas judi online (judol) di Indonesia. Kolaborasi ini bukan sekadar sponsor biasa, tapi bentuk nyata dari sinergi antara sektor teknologi finansial dan industri kreatif untuk menyuarakan isu sosial yang mendesak.
Olavina Harahap, Director of Communications DANA Indonesia menjelaskan dalam acara Talk Show di hari pemutaran perdana film Agen +62, DANA memanfaatkan momentum film ini untuk memperkenalkan fitur-fitur keamanan seperti Scam Checker. Juga pelaporan transaksi mencurigakan, dan edukasi pengguna.
“DANA bekerja sama dengan rumah produksi Wahana Kreator Nusantara dan PK Films untuk memperluas jangkauan pesan film ke komunitas digital. Kami menyadari bahwa teknologi bisa disalahgunakan, dan karena itu mereka memilih untuk ikut bertanggung jawab secara social,” ia mengatakan.
Baca Juga: Film Agen +62, Gambarkan Sisi Gelap Judi Online yang Gentayangi Masyarakat

DANA tidak hanya bertindak sebagai penyedia layanan keuangan digital, tapi juga sebagai mitra aktif pemerintah** dalam menciptakan ekosistem digital yang aman dan sehat. Kolaborasi lintas sektor dan edukasi publik menjadi kunci utama dalam memutus rantai transaksi ilegal.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa perang melawan judol tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tapi juga perlu dukungan dari sektor swasta dan masyarakat luas. Permasalahan ini sudah menjadi tanggung jawab Bersama.
“DANA secara berkala melaporkan situs web yang terindikasi melakukan aktivitas ilegal, terutama yang menggunakan logo atau metode pembayaran diital,” ia menambahkan.
DANA menerapkan prosedur KYC (Know Your Customer) yang ketat untuk pengguna dan mitra merchant. Tujuannya adalah mencegah akun fiktif yang sering digunakan dalam transaksi judi online.
