ASIAWORLDVIEW – Harga XRP berada di level USD1,41 pada akhir pekan setelah seminggu momentum bullish yang stabil di seluruh pasar kripto. Token ini telah naik hampir 8% dalam tujuh hari terakhir, didukung oleh optimisme investor baru dan gambaran teknis yang lebih baik.
Kenaikan harian sebesar 2% semakin memperkuat keyakinan tersebut karena XRP berhasil mengembalikan level USD1,40 sebagai support sementara. Indikator momentum menunjukkan bahwa pembeli sedang berusaha membangun kekuatan untuk kemungkinan pergerakan menuju area resistensi USD1,50.
Rapat kebijakan Federal Reserve pada 28 April 2026 menjadi perhatian utama investor karena bank sentral tersebut memberikan petunjuk mengenai suku bunga.
Baca Juga: Rakuten Wallet Resmi Tambah XRP, Ripple Masuk ke Merchant Jepang
Bitcoin melonjak hingga melebihi USD77.000, dan Ethereum naik ke atas USD2.300 di tengah gelombang pembelian baru. Token-token kunci lainnya, seperti Solana, Cardano, dan Dogecoin, juga mencatat pengembalian moderat dalam periode yang sama.
Analis kripto Ali mencatat bahwa XRP diperdagangkan dalam pola segitiga simetris pada grafik 12 jam. Ia mengamati bahwa formasi pembatas ini dapat menjadi pertanda terjadinya breakout.cMenurut analisanya, pola ini mengindikasikan potensi pergerakan harga sebesar 35% begitu XRP secara tegas menembus batas atas atau bawah segitiga.
Analis mencatat bahwa resistensi atas yang tinggi merupakan salah satu faktor utama yang membatasi kelanjutan kenaikan harga secara instan. Para trader yang telah mengumpulkan posisi di level bawah tampaknya sedang merealisasikan keuntungan di zona psikologis penting USD1,50.
