ASIAWORLDVIEW – Elon Musk mengungkapkan bahwa SpaceXAI berencana meluncurkan model AI Grok 4.6 bulan depan, sementara model Grok 4.7 kemungkinan akan diluncurkan tak lama setelahnya. Hal ini terjadi di tengah memanasnya persaingan di bidang AI, di mana Anthropic dan OpenAI terus mengembangkan model-model terdepan mereka.
Dalam sebuah postingan di X, pria terkaya di dunia ini mengatakan bahwa mereka akan merilis Grok 4.6 sekitar tanggal 7 Agustus dan bahwa model tersebut akan berkapasitas 1,5T dengan Supervised Fine-Tuning (SFT) dan Reinforcement Learning (RL) yang telah ditingkatkan secara signifikan. Ia juga mengungkapkan bahwa mereka akan merilis Grok 4.7 beberapa minggu kemudian dan bahwa model tersebut akan berkapasitas 2,1T.
“Model ini akan lebih baik dari 4.6 dalam segala hal, kecuali sedikit lebih lambat dalam melayani permintaan, meskipun dengan efisiensi token yang lebih baik,” kata Elon Musk mengenai model Grok 4.7. Rencana peluncuran Grok 4.6 ini menyusul peluncuran Grok 4.5 pada awal bulan ini.
Baca Juga: Ancaman Deepfake AI Meningkat, 65% Organisasi Prediksi Serangan Siber
Rencana peluncuran model Grok baru ini muncul di tengah memanasnya persaingan di bidang AI, di mana perusahaan-perusahaan AS seperti SpaceXAI, OpenAI, dan Anthropic menghadapi persaingan dari perusahaan-perusahaan Tiongkok seperti Moonshot. Moonshot merilis model Kimi K3 dengan bobot terbuka (open-weight) kemarin.
Antusiasme seputar model AI Tiongkok telah memicu laporan bahwa pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan pembatasan terhadap model ini dalam upaya melindungi kepemimpinan AS di bidang AI. Namun, seperti dilaporkan CoinGape, perusahaan teknologi terkemuka seperti NVIDIA telah memperingatkan AS agar tidak memberlakukan pembatasan terhadap AI open-weight. Surat terbuka dari perusahaan-perusahaan ini juga mendapat dukungan dari Elon Musk serta CEO OpenAI, Sam Altman.
Pengungkapan Elon Musk tersebut muncul sebagai tanggapan atas penilaian CEO Vercel, Guillermo Rauch, terhadap model Grok 4.5. Rauch menyatakan bahwa dalam penilaian terbaru mereka, model AI tersebut muncul sebagai model keamanan siber terbaik dalam hal perbandingan harga-kinerja.
Ia menambahkan bahwa Grok 4.5 10 kali lebih murah daripada model Sol milik ChatGPT, 5,7 kali lebih murah daripada Opus 5, dan 2,2 kali lebih murah daripada Kimi K3, meskipun kinerjanya setara dengan Kimi. “Sol tetap menjadi yang terdepan, di depan Opus 5,” kata Rauch.
Sementara itu, meskipun persaingan AI semakin memanas, perlu dicatat bahwa Anthropic dan OpenAI telah bersatu untuk mengusulkan kerangka kerja tinjauan federal bagi model AI canggih sebelum dirilis ke publik. Kedua perusahaan ini mengusulkan agar regulator menetapkan standar keamanan AI yang konsisten yang akan berlaku bagi semua perusahaan di AS.
