Ukraina Catat Sejarah, USD8,3 Juta USDT Sitaan Dikelola Negara

Bendera Ukraina.(Pexel)

ASIAWORLDVIEW Ukraina telah mentransfer mata uang kripto sitaan ke dalam pengelolaan negara. Menurut Kantor Kejaksaan Agung Ukraina, untuk pertama kalinya dalam sejarahnya, lebih dari USD8,3 juta USDT telah dikirim ke dompet mata uang kripto milik badan pemulihan asetnya.

Badan Nasional untuk Pencarian, Pelacakan, dan Pengelolaan Aset, atau ARMA, yang menangani properti yang disita dalam kasus pidana menjelaskan kasus ini muncul ketika Ukraina sedang berupaya menciptakan cadangan kripto. Negara ini menempati peringkat keempat di Eropa berdasarkan volume transaksi, dengan nilai transaksi sebesar USD206,3 miliar yang diterima antara pertengahan 2024 dan pertengahan 2025, menurut data Chainalysis.

Pendekatan ini mirip dengan AS, di mana sebuah perintah eksekutif tahun lalu. Regulasi tersebut menyatakan bahwa cadangan strategis akan didanai dengan kripto yang disita dalam kasus pidana dan perdata, bukan dibeli di pasar terbuka.

Transfer dana dari Ukraina tersebut dilakukan berdasarkan perintah pengadilan dan menyusul penyelidikan Biro Investigasi Negara. Jumlahnya setara dengan sekitar 372 juta hryvnia Ukraina, kata Jaksa Agung Ruslan Kravchenko.

Baca Juga: Rusia Dikabarkan Gunakan XRPL, Ini Jawaban Bos Ripple

“Ini adalah pertama kalinya aset kripto yang disita benar-benar diserahkan kepada manajemen negara,” bunyi pernyataan tersebut. Dana tersebut berasal dari dompet yang dikendalikan oleh anggota kelompok peretas internasional yang diduga, kata kantor tersebut.

Namun, pengelolaan dana melibatkan penyimpanan aset digital, bukan kepemilikan. USDT tersebut berada di dompet yang dikendalikan ARMA tetapi belum disita secara resmi, sebuah langkah yang membutuhkan vonis. ARMA sudah mengelola rumah dan mobil sitaan, namun tidak memiliki catatan memasukkan kripto ke dalam pembukuannya.

Para penyelidik menuduh kelompok tersebut menyerang orang dan perusahaan di Eropa dan AS, mencuri data pribadi, menuntut uang tebusan, dan mencuci uang hasil kejahatan di Ukraina melalui properti, mobil, dan aset berharga lainnya.

Empat tersangka, termasuk terduga penyelenggara, telah ditahan dan masih berada dalam tahanan, demikian pernyataan tersebut menambahkan, dan belum divonis bersalah. Para penyelidik memperkirakan kerugian akibat aktivitas kelompok tersebut mencapai lebih dari 100 juta dolar AS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *