ASIAWORLDVIEW – Harga Bitcoin mengalami pergerakan tipis, melonjak 2% dalam 24 jam terakhir. Saat ini diperdagangkan di USD77.245, Rabu (29/4/2026).
Level terendah dan tertinggi dalam 24 jam masing-masing adalah USD75.673 dan USD77.439. Selain itu, volume perdagangan turun hampir 5% dalam 24 jam terakhir seiring para trader bersiap menghadapi terhambatnya pembicaraan damai AS-Iran dan keputusan suku bunga The Fed.
Keputusan FOMC akan menentukan langkah Bitcoin selanjutnya seiring dengan peningkatan likuiditas. Ted Pillows memprediksi kenaikan menuju USD80.000 jika penutupan bulanan berada di atas USD74.434. Penutupan bulanan di bawah level ini menandakan USD79.500 sebagai puncak lokal yang paling mungkin.
Kenaikan harga Bitcoin sebesar 2% dalam 24 jam terakhir menjadi sekitar USD77.245 terjadi di tengah sentimen pasar yang sedang waspada terhadap hambatan pembicaraan damai AS-Iran dan jelang keputusan suku bunga The Fed. Meskipun kedua faktor tersebut umumnya dianggap sebagai katalis negatif bagi aset berisik, karena ketegangan geopolitik cenderung mendorong pelarian ke aset aman seperti dolar AS.
Baca Juga: Harga Tak Kunjung Meroket, Bitcoin Mulai Lelah?
Kenaikan Bitcoin justru menunjukkan bahwa sebagian pelaku pasar masih melihat kripto sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian sistem keuangan tradisional. Kenaikan ini terjadi meskipun volume perdagangan turun hampir 5%, mengindikasikan bahwa pergerakan harga lebih didorong oleh aksi beli terbatas dari investor besar daripada euforia ritel yang meluas.
Penurunan volume juga mencerminkan sikap hati-hati trader yang menahan diri menjelang pengumuman suku bunga The Fed; mereka cenderung tidak membuka posisi besar karena khawatir volatilitas tajam pasca-keputusan. Dengan kata lain, kenaikan harga saat ini bersifat rapuh karena tidak didukung oleh volume yang kuat, sehingga berpotensi berbalik arah dengan cepat jika hasil FOMC atau perkembangan geopolitik mengecewakan pasar.
Sementara, Harga ETH juga naik 2% menjadi USD2.328 dalam beberapa jam terakhir. Level terendah dan tertinggi intraday masing-masing adalah USD2.259 dan USD2.340.
Analis Ali Martinez mencatat bahwa Ethereum berusaha mengembalikan harga riilnya sebagai level support, saat ini di USD2.335. Penutupan bulanan di atas level tersebut akan memicu reli lebih lanjut.
Sementara itu, XRP diperdagangkan di USD1,39, naik lebih dari 1% menjelang keputusan suku bunga The Fed. Harganya melonjak dari level terendah 24 jam di USD1,37 di tengah kejutan pasokan XRP di Binance. Sentimen beli di pasar derivatif semakin mendukung momentum kenaikan.
