Australia Dorong Ekspor Hortikultura Premium ke Pasar Indonesia

Michael Coote, CEO Ausveg, dalam Taste and Create with Australia Exhibition, Selasa (28/4/2026

ASIAWORLDVIEW Australia dikenal memiliki produk hortikultura dengan kualitas tinggi yang diakui di pasar internasional. Hal ini tidak lepas dari standar produksi yang ketat, penerapan teknologi modern dalam budidaya, serta komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.

Lauren Adams, Trade Commissioner, Austrade, dalam Taste and Create with Australia Exhibition, Selasa (28/4/2026), sebagai representasi utama sektor hortikultura Australia memperkenalkan produk hortikultura Australia yang berkualitas tinggi kepada pasar internasional. Pihaknya juga membangun jejaring dengan pelaku industri kuliner dan kreatif.

Ia menyatakan kegembiraannya atas terselenggaranya kembali acara yang secara strategis menyoroti kualitas kelas dunia dan ketersediaan musiman produk serta bahan pangan Australia bagi industri HORECA (Hotel, Restoran, dan Katering) di Indonesia. Melalui platform yang menghubungkan para koki Indonesia dengan pemasok langsung dari Australia, acara ini dibuka untuk menciptakan prospek bisnis baru sekaligus mendorong apresiasi yang lebih besar terhadap bahan-bahan premium Australia.

“Acara ini hadir untuk menginspirasi para koki eksekutif di Indonesia agar mengintegrasikan produk segar dan inovatif asal Australia ke dalam menu-menu mereka,” ia mengatakan.

Baca Juga: MLA: Semua Potongan Daging Australia Punya Cita Rasa Istimewa

Buah, sayuran, dan produk hortikultura lainnya dari Australia sering dipuji karena kesegarannya, rasa yang konsisten, serta keamanan pangan yang terjamin. Selain itu, dukungan riset dan inovasi di sektor pertanian membuat produk hortikultura Australia mampu bersaing di pasar global, sekaligus memperkuat citra negara tersebut sebagai pemasok pangan premium yang berorientasi pada kualitas dan keberlanjutan.

“Produk pertanian Australia ditonjolkan dengan standar ketat mulai dari budidaya, panen, sortasi, hingga kemasan yang higienis dan ramah lingkungan. Hal itu karena mengedepankan keberlanjutan, termasuk sustainable farming, efisiensi air, pengurangan emisi karbon serta inovasi,” ia mengatakan.

Kegiatan ini memperkuat citra Australia sebagai negara dengan standar produksi pangan yang berkelanjutan dan inovatif. Ia mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan nilai tambah bagi produk hortikultura, sekaligus memperluas akses pasar global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *