ASIAWORLDVIEW – Pi Network mengonfirmasi pembaruan Mainnet ke Protokol 21 melalui sebuah postingan di X, dengan menetapkan tanggal 6 April sebagai batas waktu. Pembaruan ini mengharuskan semua operator node untuk bertindak sebelum kehilangan akses jaringan. Menurut Pi Network, langkah ini bertujuan untuk memastikan stabilitas sistem menjelang rilis v23.0 yang dijadwalkan pada 18 Mei.
Dalam sebuah postingan di X, Pi Network menyatakan dengan jelas bahwa operator node harus menyelesaikan pembaruan Protokol 21 sebelum 6 April. Arahan tersebut disertai dengan panduan pembaruan yang terperinci. Jaringan tersebut memperingatkan bahwa node yang tidak mematuhi persyaratan akan kehilangan koneksi ke Mainnet.
Persyaratan ini berlaku untuk semua node Mainnet aktif tanpa kecuali. Akibatnya, operator harus mengikuti langkah-langkah yang telah ditetapkan agar tetap sinkron dengan jaringan. Keterlambatan dalam memenuhi tenggat waktu tidak akan menyebabkan penundaan, tetapi akan mengakibatkan pemutusan koneksi secara langsung.
Pengumuman tersebut menekankan bahwa pembaruan ini merupakan bagian dari strategi peluncuran bertahap menuju rilis besar berikutnya. Akibatnya, setiap tahap pembaruan berkontribusi pada kesiapan sistem yang lebih luas.
Baca Juga: Harga Pi Network Naik 15%, Trader Antisipasi Pi Day
Protokol 21 ini muncul setelah serangkaian pembaruan, dengan protokol 20 sebagai yang terbaru. Perlu dicatat bahwa node Pi beroperasi di desktop dan laptop, membentuk bagian inti dari ekosistem. Mereka memvalidasi transaksi, menjaga konsensus, dan mendukung keandalan jaringan. Oleh karena itu, tetap memperbarui sangat penting untuk partisipasi tanpa gangguan.
Berbeda dengan sistem seperti Bitcoin atau Ethereum, Pi menggunakan metode konsensus yang berbeda. Secara spesifik, Pi mengandalkan Stellar Consensus Protocol untuk validasi transaksi. Pendekatan ini memungkinkan node membentuk kelompok tepercaya yang dikenal sebagai quorum slices.
Melalui kelompok-kelompok ini, node hanya menyetujui transaksi yang disepakati oleh peserta tepercaya. Sementara itu, pengguna Pi mobile berkontribusi melalui lingkaran keamanan, yang berkembang menjadi grafik kepercayaan global. Struktur ini menentukan node mana yang dapat memvalidasi transaksi.
Selain itu, Pi Network merancang partisipasi node agar mudah diakses. Pengguna dapat menginstal aplikasi desktop dan mengaktifkan atau menonaktifkan operasi node dengan mudah. Akibatnya, sistem ini tidak memerlukan keahlian teknis tingkat lanjut.
Peluncuran Protokol 21 merupakan langkah menuju pembaruan v23.0 yang dijadwalkan pada 18 Mei. Setiap pembaruan mempersiapkan jaringan secara bertahap, memastikan kompatibilitas antar node. Oleh karena itu, kepatuhan tepat waktu sangat penting untuk menjaga keselarasan konsensus.
Setelah pengumuman tersebut, harga Pi mencatat kenaikan harga yang sedikit. Pada saat penulisan, Pi diperdagangkan pada USD0,1775, yang merupakan kenaikan harian sebesar 1,14%. Namun, token ini masih turun 7% selama seminggu terakhir.
