Tertekan Harga Minyak, Rupiah Hampir Sentuh Rp17.000 per USD

Uang rupiah.(Ekon.go.id)

ASIAWORLDVIEW – Nilai tukar Rupiah pada Senin pagi tercatat melemah tipis sebesar 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.981 per dolar Amerika Serikat (USD). Penutupan sebelumnya di level Rp16.980 per dolar AS.

Pelemahan Rupiah kali ini turut dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak mentah dunia yang terus meningkat. Sebagai negara pengimpor minyak, Indonesia harus menanggung beban tambahan ketika harga minyak global naik, karena kebutuhan devisa untuk impor energi menjadi lebih besar.

Kondisi tersebut menekan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS. Permintaan dolar meningkat untuk membiayai impor minyak.

Baca Juga: Rupiah Melemah di Tengah Volatilitas Harga Minyak Dunia

Pelemahan ini menunjukkan adanya tekanan ringan terhadap mata uang domestik di tengah dinamika pasar global. Meski pergerakannya relatif kecil, fluktuasi rupiah tetap mencerminkan sensitivitas terhadap faktor eksternal.

Ketegangan geopolitik, pergerakan harga komoditas, serta kebijakan moneter negara mitra dagang utama, ikut memicu kondisi ini. Stabilitas rupiah masih bergantung pada kombinasi faktor global dan domestik yang memengaruhi arus modal serta kepercayaan investor.