Kapal Tangki Minyak Terbakar, Warga Panik di Tengah Isu Krisis BBM

Kebakaran kapal tanker Pertamina

ASIAWORLDVIEW – Sebuah kapal tangki minyak terbakar hebat di Sungai Mentaya, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, pada Sabtu (28/3/2026) sore. Insiden ini terjadi di tengah isu krisis BBM nasional, sehingga menambah kekhawatiran masyarakat terkait pasokan energi. Kobaran api besar membuat asap hitam membubung tinggi dan memicu upaya pemadaman besar-besaran.

“Sampai saat ini kami masih belum mengetahui kronologi terjadinya kebakaran tersebut, apakah karena kelalaian pekerja atau faktor lain,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur Multazam di Sampit, dikutip Asiaworldview dari Antara, Minggu (29/3/2026).

Api yang membesar dengan cepat di kapal tangki minyak di Sungai Mentaya membuat asap hitam pekat membubung tinggi hingga malam hari, menimbulkan kepanikan warga sekitar. Dugaan awal menyebutkan kebakaran terjadi akibat aktivitas pengisian BBM dan mesin kapal, namun penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

Baca Juga: Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Bagaimana Nasibnya?

Situasi ini menyoroti betapa rentannya proses distribusi energi terhadap insiden teknis maupun kelalaian, sehingga investigasi mendalam diperlukan untuk memastikan faktor pemicu dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Insiden kebakaran kapal tangki minyak di Sungai Mentaya memperburuk persepsi publik di tengah isu krisis BBM, karena kapal tangki memiliki peran vital dalam distribusi energi. Masyarakat khawatir kejadian ini akan semakin mengganggu pasokan bahan bakar yang sudah dirasakan terbatas.

Selain itu, dampak lingkungan juga menjadi sorotan, sebab asap pekat yang membubung berpotensi mencemari udara dan mengganggu aktivitas warga di sekitar tepi sungai. Kondisi ini menegaskan bahwa insiden semacam ini tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan dan kenyamanan masyarakat sekitar.