ASIAWORLDVIEW – Tecno telah meluncurkan Spark 50 5G, menambah satu lagi pilihan di segmen 5G kelas menengah yang sudah sangat ramai. Ponsel ini lebih mengutamakan daya tahan baterai dan fitur-fitur praktis daripada mencoba menonjol dengan spesifikasi yang mencolok, yang, untuk kisaran harga ini, mungkin masuk akal.
Tecno Spark 50 5G diperkirakan segera hadir di Indonesia sebagai smartphone entry-level dengan dukungan jaringan 5G, baterai besar 6.500 mAh, layar 120Hz, dan kamera utama 50 MP.
Resolusinya masih 720p, jadi ketajaman bukanlah keunggulan utama di sini, tetapi kecepatan refresh yang lebih tinggi seharusnya membuat penggunaan sehari-hari terasa lebih lancar. Tecno juga mengklaim kecerahan hingga 560 nits, yang seharusnya cukup untuk visibilitas di luar ruangan dalam kebanyakan kasus.
Baca Juga: Mengular TECNO Modular Phone, Hardware Ponsel Lepas-Pasang Mirip Lego
Kinerja ditangani oleh MediaTek Dimensity 6400, chip 6nm yang cukup umum di ponsel 5G entry-level saat ini. Chip ini dipasangkan dengan RAM 4GB atau 6GB dan penyimpanan 128GB, dengan slot microSD jika Anda membutuhkan ruang lebih. Ponsel ini tidak dirancang untuk gaming berat, tetapi untuk penggunaan sehari-hari seperti menelepon, berkirim pesan, menonton YouTube, dan melakukan pembayaran online, seharusnya lebih dari cukup.
Namun, poin utama yang paling menarik adalah baterainya. Tecno menggunakan baterai 6.500mAh, yang tergolong besar bahkan untuk ponsel kelas menengah. Baterai ini mendukung pengisian cepat 45W, jadi meskipun baterainya besar, mengisi dayanya tidak akan memakan waktu lama. Bagi pengguna yang tidak suka membawa charger, ini bisa menjadi keuntungan nyata.
Kamera cukup sederhana. Ada sensor belakang tunggal 50MP dan kamera depan 8MP. Tanpa lensa tambahan, tanpa fitur aneh, hanya fitur dasar. Kinerjanya seharusnya cukup baik dalam pencahayaan yang baik, tetapi ekspektasi harus realistis. Namun, satu hal yang membuatnya menonjol adalah pulau kamera berbentuk pil yang mirip Pixel. Hal ini memberikan tampilan yang lebih premium pada ponsel, dan bagi banyak pembeli, desain memainkan peran besar selama fitur dasarnya terpenuhi.
Ponsel ini juga memiliki peringkat IP64 dan sertifikasi MIL-STD-810H. Hal ini menambah sedikit rasa aman jika ponsel terjatuh sesekali atau terkena percikan air. Dengan harga global sekitar Rp3,2 jutaan, perangkat ini ditujukan untuk pengguna yang mencari ponsel terjangkau namun tetap modern.
