Harga Bitcoin Melonjak Seiring Meredanya Konflik AS-Iran

Bitcoin.

ASIAWORLDVIEW – Bitcoin kembali mengalami lonjakan signifikan hari ini, Senin (9/3/2026), seiring dengan meredanya ketegangan geopolitik. Seiring dengan sinyal dari Presiden AS Donald Trump mengenai kemungkinan penyelesaian perang Iran yang sedang berlangsung, harga BTC menunjukkan sinyal positif, memicu optimisme baru.

Harga Bitcoin menunjukkan tren bullish yang baru hari ini, sejalan dengan tren kenaikan pasar kripto secara keseluruhan. Pada saat penulisan, harga Bitcoin telah melonjak menjadi USD67.579, naik hampir 1% dalam 24 jam terakhir. Meskipun mengalami penurunan bulanan sebesar 3%, koin ini telah naik sekitar 1,5% dalam seminggu.

Tren positif ini juga tercermin dalam sentimen para trader. Trader dan investor aktif berinteraksi dengan kripto ini, yang terlihat dari lonjakan volume perdagangan terbaru. Aktivitas perdagangan dalam 24 jam terakhir meningkat 53%, mencapai volume total USD37,89 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa komunitas telah kembali optimis tentang harga BTC.

Baca Juga: Konflik Timur Tengah Meningkat, Harga Bitcoin Diramalkan Anjlok

Perlu dicatat bahwa momentum positif Bitcoin juga mengangkat pasar kripto secara keseluruhan. Pasar global, yang baru-baru ini mengalami penurunan tajam, kembali pulih. Kapitalisasi pasar total meningkat menjadi USD2,33 triliun, naik sekitar 1,18%. Token-token teratas lainnya seperti Ethereum, XRP, dan Solana juga menunjukkan kenaikan yang signifikan.

Menurut laporan Reuters hari ini, Presiden AS Donald Trump berencana mengambil keputusan bersama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengenai perang AS-Iran. Pada Minggu, Trump menyatakan bahwa keputusan untuk mengakhiri perang dengan Iran akan diambil bersama Netanyahu.

Meskipun pernyataan kritis ini mengisyaratkan kemungkinan penyelesaian dalam perang AS-Iran yang sedang berlangsung, harga BTC telah merespons positif terhadap berita tersebut. Bitcoin, setelah beberapa hari mengalami volatilitas dan ketidakpastian, telah menunjukkan sinyal positif. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan terbaru dalam perang AS-Iran telah memicu minat baru terhadap cryptocurrency pionir ini.