Baklava, Kue Manis Timur Tengah Viral di Indonesia

Baklava.(freepik)

ASIAWORLDVIEW – Baklava mendadak jadi perbincangan di Indonesia saat Ramadan 2026 karena tren kuliner masyarakat yang semakin terbuka pada hidangan premium dan internasional. Kue khas Timur Tengah ini dianggap sebagai takjil modern yang menawarkan cita rasa manis, legit, dan eksotis.

Baklava, dengan lapisan pastry tipis yang berlapis-lapis, isian kacang seperti pistachio atau walnut, serta siraman sirup madu atau gula, menghadirkan sensasi rasa yang kaya dan kompleks. Teksturnya renyah di luar namun lembut dan manis di dalam, menjadikannya hidangan yang istimewa dan berbeda dari takjil tradisional Indonesia.

Baklava, kue manis berlapis-lapis yang terbuat dari banyak lapisan tipis adonan phyllo, diisi dengan kacang-kacangan yang dihaluskan, dan diberi manis dengan sirup atau madu. Ini adalah kue tradisional Mediterania dan Timur Tengah, biasanya dinikmati dalam porsi kecil dan disajikan setelah hidangan gurih daripada sebagai hidangan utama, mengutip Atlas, Senin (9/3/2026).

Baca Juga: Keunikan Pasta, Pizza, dan Nasi dengan Sentuhan Latin Amerika

Adonan phyllo dipanggang menjadi lembaran renyah dan halus, kacang-kacangan menambahkan kehangatan dan kedalaman rasa, dan sirup menyatukan semuanya tanpa membuatnya lembek. Baklava tidak dimaksudkan untuk terasa berat atau mendominasi—satu atau dua potong biasanya sudah cukup untuk merasa puas.

Di seluruh budaya Mediterania, baklava telah dibuat dan dibagikan selama bergenerasi. terdapat perbedaan regional yang kecil tetapi dasar yang sama: adonan tipis, kacang, dan manis yang ringan.

Baklava Suriah, misalnya, secara tradisional dibuat dengan sekitar 24 lapisan tipis adonan phyllo yang diolesi mentega, diisi dengan kacang pistachio atau walnut yang dihaluskan, lalu disiram dengan sirup harum dari gula, jus lemon, dan air bunga jeruk.

Banyak hotel, kafe, dan toko roti di kota besar seperti Jakarta dan Bali memanfaatkan tren ini dengan menghadirkan baklava sebagai menu spesial Ramadan. Alhasil cepat viral di media sosial.

Selain itu, Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia memiliki keterikatan emosional dengan kuliner Timur Tengah, yang sering diasosiasikan dengan tradisi Ramadan.