Rambut Cepat Berminyak di Balik Hijab? Kenali Penyebab dan Solusinya

Perempuan berhijab dengan makeup natural.(freepik)

ASIAWORLDVIEW – Wanita berhijab sering kali mengalami rambut berminyak karena kulit kepala tertutup dalam waktu lama sehingga sirkulasi udara terbatas. Kondisi ini membuat kelembapan dan panas terjebak di bawah hijab, yang kemudian merangsang kelenjar sebasea untuk memproduksi lebih banyak sebum. Akibatnya, rambut menjadi cepat lepek, berminyak di bagian akar, dan kadang terasa kurang segar meski baru saja dicuci. Faktor lain seperti aktivitas padat, cuaca panas, serta bahan hijab yang kurang breathable juga dapat memperburuk keadaan.

Asiaworldview mengutip Journal of the American Academy of Dermatology, Jumat (6/3/2026), rambut berminyak bukanlah jenis rambut yang diturunkan secara genetik, melainkan terjadi akibat gangguan pada kelenjar sebasea yang memproduksi sebum.

Serat rambut menjadi berat, sehingga rambut terlihat berminyak dan tidak menarik. Selain penampilan, risikonya adalah sebum menumpuk di batang rambut dan menghalangi penyerapan perawatan, yang kadang-kadang menyebabkan akar rambut berminyak dan ujung rambut sangat kering.

Ada beberapa alasan mengapa kita memiliki rambut berminyak. Pertama-tama, faktor internal seperti ketidakseimbangan hormonal dapat menjadi penyebabnya. Bisa jadi stres, kelelahan, pola makan yang buruk, atau bahkan fase kehidupan tertentu di mana seseorang lebih rentan mengalami fenomena ini, seperti masa remaja atau bahkan menopause!

Jika rambut berminyak disebabkan oleh faktor eksternal, maka Anda perlu memperhatikan tindakan sehari-hari yang dapat merangsang produksi sebum di kulit kepala.

Baca Juga: Pilih Sampo Sesuai Jenis Rambut untuk Cegah Kerontokan dan Iritasi Kulit Kepala

Keramas dengan sampo sesuai untuk menjaga kulit kepala sehat.(freepik)
Keramas dengan sampo sesuai untuk menjaga kulit kepala sehat.(freepik)

Hindari mencuci rambut terlalu sering. Saat memiliki rambut berminyak, Anda cenderung ingin mencuci rambut setiap hari untuk menghilangkan sebum. Namun, yang perlu Anda ketahui adalah sebum ini berfungsi untuk melindungi rambut, artinya kulit kepala Anda terlalu melindungi batang rambut dan akan menganggap sampo, yang cenderung mengeringkan, sebagai serangan. Semakin sering Anda mencuci rambut, semakin banyak kulit kepala Anda akan memproduksi sebum.

Anda juga harus menghindari merangsang rambut secara berlebihan, baik dengan jari, menyisir, semakin sering Anda menyentuh akar rambut, semakin Anda merangsang sekresi sebum, dan semakin Anda menyentuh rambut, semakin Anda menyebarkan sebum ke seluruh rambut.

Perhatikan produk perawatan yang Anda gunakan. Jika produk di kamar mandi Anda terlalu kaya untuk jenis rambut Anda, maka akan memberikan efek berminyak. Itulah mengapa sangat penting memilih perawatan yang sesuai. Untuk rambut berminyak, kami merekomendasikan produk dengan komposisi ultra-hidrasi, yaitu yang mengandung bahan-bahan berbasis air.

Atau tambahkan baking soda ke sampo biasa Anda. Bicarbonat adalah bahan pembersih, membantu melawan kelebihan sebum tanpa membuat rambut kering atau rusak. Cuka apel juga bisa menjadi bahan pengatur yang akan menyeimbangkan produksi sebum di kulit kepala. Untuk menggunakannya, campurkan dua sendok makan dengan satu liter air dalam botol semprot!