ASIAWORLDVIEW – Hong Kong berabisi untuk menjadi pusat kripto global, melakukan perubahan signifikan dalam regulasi aset digitalnya. Apalagi terkait aturan perpajakan. Dalam perkembangan terbaru, regulator telah mengumumkan rencana untuk memberikan insentif pajak kripto, sambil juga membangun kerangka regulasi yang lebih jelas untuk stablecoin.
Menurut laporan terbaru, Sekretaris Keuangan Hong Kong, Paul Chan, telah mengumumkan insentif pajak kripto baru untuk kantor keluarga. Pemerintah diperkirakan akan memperkenalkan rancangan undang-undang amandemen pada paruh pertama 2026, dengan perubahan pajak kripto berlaku pada tahun pajak 2025–26.
Kota ini berencana menawarkan insentif pajak untuk investasi kripto, memperkuat posisinya di ruang kripto global. Langkah ini berfokus pada penyediaan aturan yang lebih jelas dan perlakuan pajak yang lebih baik bagi hampir 3.300 kantor keluarga tunggal yang beroperasi di Hong Kong. Hal ini juga akan membantu menarik lebih banyak investor global untuk mendirikan operasi di kota tersebut.
Baca Juga: Hong Kong Hadirkan Obligasi Berbasis Blockchain
Bagi Chan, perkembangan pajak kripto ini merupakan langkah kritis menuju pencapaian visi Hong Kong sebagai pusat kripto global. Pejabat percaya bahwa aturan pajak yang lebih jelas dan perlakuan yang lebih baik untuk investasi kripto akan menarik lebih banyak keluarga kaya untuk mendirikan dan memperluas operasinya di kota ini.
Secara signifikan, proposal pajak kripto Hong Kong bertujuan untuk menarik investasi kantor keluarga, yang sejalan dengan tren global. Negara-negara di seluruh dunia mengambil pendekatan yang beragam. Singapura memperlakukan kripto sebagai properti yang dikenakan pajak, yang tidak memberikan pengecualian pajak khusus untuk kantor keluarga.
Hong Kong menetapkan identitasnya melalui pilihan untuk mengklasifikasikan kripto sebagai aset seperti logam mulia dan komoditas. Kota ini menempatkan kripto sebagai opsi investasi melalui kerangka kerja investasi alternatifnya, yang menargetkan keluarga kaya yang memiliki distribusi aset global.
Selain insentif pajak kripto Hong Kong, kota ini juga bersiap meluncurkan kerangka regulasi yang jelas untuk stablecoin. Hong Kong akan memperkenalkan sistem lisensi untuk penerbit stablecoin pada Maret
Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) dilaporkan telah merinci rencana untuk mengawasi token yang didukung fiat yang beroperasi di atau memasarkan ke kota tersebut. Dalam kerangka kerja yang diusulkan, penerbit harus memenuhi persyaratan ketat terkait cadangan aset, hak penebusan, dan tata kelola.
