ASIAWORLDVIEW – Seri Poco X8, yang mencakup Poco X8 Pro dan X8 Pro Max, secara bertahap telah mendapatkan sertifikasi baru. Poco X8 Pro Max resmi lolos sertifikasi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) di Indonesia pada 10 Februari 2026. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa perangkat tersebut siap dirilis resmi di Tanah Air dalam waktu dekat.
Poco X8 Pro Max hadir dengan spesifikasi gahar, termasuk chipset Dimensity 9500S, baterai besar 8.550 mAh dengan pengisian cepat 100W, serta layar AMOLED 6,83 inci beresolusi 1.5K dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan hingga 4.000 nits. Pendaftaran TKDN ini menunjukkan komitmen Poco untuk menghadirkan produk dengan kandungan lokal sesuai regulasi pemerintah, sekaligus membuka peluang besar bagi konsumen Indonesia untuk segera menikmati smartphone midrange dengan performa flagship killer khas Poco .
Daftar TKDN Poco X8 Pro Max mengungkapkan dukungan 5G dan tidak ada informasi lain. Ponsel ini memiliki nomor model 2602BPC18G, yang telah muncul di platform sertifikasi lain, termasuk IMDA di Singapura, BIS di India, dan EEC, menunjukkan persiapan untuk ketersediaan di pasar-pasar lain.
Baca Juga: Peluncuran Seri Poco F8 Secara Global dari Bali
Meskipun daftar di atas hanya mengungkapkan nomor model, daftar IMEI sebelumnya membantu mengonfirmasi nama pemasaran akhir perangkat. Kemungkinan besar, Poco X8 Pro Max dan X8 Pro akan diluncurkan pada Maret di berbagai negara.
Meskipun detail resmi belum diungkapkan dalam sertifikasi, bocoran berdasarkan kode HyperOS 3 Xiaomi memberikan gambaran yang lebih jelas tentang apa yang dapat diharapkan. Poco X8 Pro Max dikabarkan akan dilengkapi dengan baterai besar 8.500mAh dan dukungan pengisian daya kabel 100W. Kemungkinan besar, ini akan menjadi versi yang dimodifikasi dari Redmi Turbo 5 Max yang eksklusif di China, dengan perbedaan utama terletak pada sektor baterai.
Poco X8 Pro Max diperkirakan akan dilengkapi dengan layar AMOLED berukuran 6,83 inci dengan resolusi 1.280 x 2.772 piksel, disertai dengan kecepatan refresh 120Hz, penyesuaian kecerahan PWM 3.840Hz, dan kecerahan puncak hingga 3.500 nits. Perangkat ini kemungkinan akan ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 9500s, dipadukan dengan RAM 12GB atau 16GB dan opsi penyimpanan hingga 512GB. Hardware kamera dikabarkan mencakup sensor utama 50 megapiksel dengan OIS, didukung oleh lensa ultrawide 8 megapiksel dan kamera depan 20 megapiksel.
