ASIAWORLDVIEW – POCARI SWEAT resmi umumkan penyelanggaraan ajang Run 2026, Kamis (22/1/2026). Kini hadir dengan semangat baru untuk mengajak lebih banyak orang hidup sehat melalui olahraga lari.
Rangkaian kegiatan dimulai di Mandalika, Lombok, dengan pertimbangan cuaca yang lebih nyaman bagi para pelari sehingga pengalaman berlari menjadi lebih optimal. Setelah itu, ajang akan ditutup di Bandung sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi Kota Bandung, menambah nilai kebersamaan sekaligus memperkuat integrasi antara olahraga dan perayaan budaya lokal.
“Sejalan dengan filosofi perusahaan Otsuka, kami ingin mengajak lebih banyak orang hidup sehat dengan berolahraga. POCARI SWEAT Run 2026 dimulai di Mandalika, Lombok, agar cuaca jauh lebih nyaman, dan kemudian ditutup dengan Bandung sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Bandung,” sebut Puspita Winawati, Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, dalam konferensi pers yang dihelat di Jakarta.
Baca Juga: POCARI SWEAT Run ke-13 Resmi Digelar di Lombok dan Bandung, Dorong Sport Tourism Nasiona
POCARI SWEAT Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan potensi wisata daerah. Selain itu, mendorong gaya hidup aktif di tengah masyarakat.
“Kami ingin terus naik level dengan memastikan POCARI SWEAT Run menjadi motor penggerak Sport Tourism Indonesia. Tahun ini, Sport Tourism akan diperkuat melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, termasuk dari dukungan Kementerian dan stakeholders lokal,” tutupnya.
POCARI SWEAT Run menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat sejak pertama kali digelar pada tahun 2014 dengan jumlah peserta sekitar 5.000 pelari, hingga mencapai 55.435 pelari pada tahun 2025. Tahun ini, diharapkan jumlah pesertanya juga lebih banyak. Lonjakan partisipasi ini mencerminkan semakin tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga lari sekaligus keberhasilan ajang tersebut dalam membangun komunitas pelari yang solid di Indonesia.
Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni juga ikut menghadiri acara ini. Ia menekankan pentingnya kolaborasi kreatif.
“Saya melihat dominasi anak muda yang berlari, baik di POCARI SWEAT Run Lombok maupun Bandung yang memberikan energi positif. Saya juga ingin mengajak pelari mempromosikan kebudayaan dan keindahan tiap sudut kota melalui media sosial. Ini adalah cara keren buat anak muda mencintai negerinya dan meng-influence lebih banyak orang,” ujar Raffi.
