ASIAWORLDVIEW – POCARI SWEAT resmi mengumumkan penyelenggaraan kembali POCARI SWEAT Run ke-13, Kamis (22/1/2026), sebuah ajang lari hybrid terbesar yang akan digelar di dua destinasi ikonik, yakni Lombok (Nusa Tenggara Barat) dan Bandung (Jawa Barat). Gelaran ini tidak hanya menjadi wadah bagi para pelari untuk berkompetisi dan menikmati pengalaman olahraga, tetapi juga dirancang untuk mendukung pertumbuhan sport tourism nasional.
Hal itu diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir. Saat ini, indeks masyarakat Indonesia dalam berolahraga masih rendah, yakni hanya sekitar 15%, sehingga diperlukan lebih banyak inisiatif untuk mendorong gaya hidup aktif. Kegiatan seperti POCARI SWEAT Run menjadi salah satu upaya penting karena tidak hanya mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam olahraga lari, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menyenangkan dan terintegrasi dengan pariwisata
“Saat ini, indeks masyarakat Indonesia dalam berolahraga hanya 15%. Kegiatan seperti POCARI SWEAT Run, kami harapkan dapat mendorong masyarakat untuk hidup lebih sehat dengan berolahraga. Apalagi event ini dapat menggerakkan pelari dari Aceh hingga Papua.
Baca Juga: Dating-Run Pertama Sukses Digelar di Jakarta, Intip Keseruannya
Dengan konsep hybrid, acara ini mampu menjangkau lebih banyak peserta. Selain itu, memperkenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat luas.
Agenda wisata olahraga diharapkan mampu menjadi motor penggerak baru bagi perputaran roda ekonomi, karena kegiatan ini tidak hanya menarik minat masyarakat untuk berpartisipasi dalam aktivitas sehat, tetapi juga mendatangkan wisatawan ke berbagai destinasi. Event olahraga ini biasanya melibatkan ribuan peserta yang membutuhkan akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga produk lokal, sehingga memberikan dampak langsung pada sektor pariwisata dan UMKM.
Selain itu, wisata olahraga menciptakan peluang kerja baru, memperkuat citra destinasi sebagai pusat kegiatan internasional, serta mendorong investasi di bidang infrastruktur. Dengan sinergi antara olahraga dan pariwisata, agenda ini dapat meningkatkan daya tarik daerah sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
“Pemerintah saat ini juga terus mendorong terlaksananya berbagai agenda wisata olahraga yang kita harapkan meningkatkan perputaran roda ekonomi, maka kami mendukung penuh inisiatif dari swasta seperti POCARI SWEAT untuk bersinergi mengoptimalkan dampak positif yang terjadi untuk Sport Tourism di Indonesia,” ia menambahkan.
