ASIAWORLDVIEW – Ngong Ping 360 menjadi salah satu atraksi menarik saat berkunjung. Lokasi ini terdapat patung Buddha raksasa atau Tian Tan Buddha, ikon spiritual sekaligus daya tarik utama bagi wisatawan.
Berkunjung pada pagi hari memberi keuntungan berupa antrean yang lebih singkat. Selain itu, udara yang lebih segar. Ini juga kesempatan menikmati pemandangan laut dan pegunungan dengan cahaya matahari yang lembut.
Berkunjung ke Ngong Ping 360 disarankan saat musim semi (Maret–Mei) dan gugur (September–November). Momen ini jadi periode ideal karena cuaca relatif stabil, tidak terlalu panas seperti musim panas, dan tidak terlalu lembap seperti musim hujan.
“Ngong Ping 360 kini sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman emosional dan interaktif, bukan sekadar transportasi menuju Big Buddha. Perayaan menghadirkan instalasi cahaya memukau, konser malam, dan permainan retro yang memperkaya pengalaman wisata,” sebut Managing Director Ngong Ping 360, James Tung menjelaskan dalam konferensi pers peringatan 20 Tahun Ngong Ping 360, Rabu (21/1/2026).
Baca Juga: Petualangan Unik di Ngong Ping 360, Menumpangi Cable Car Terpanjang se-Asia
Tahun ini, Ngong Ping 360 juga merayakan ulang tahun ke-20 dengan menghadirkan pengalaman kereta gantung malam hari. Wisatawan bisa menikmati pemandangan Hong Kong setelah matahari terbenam.
“Untuk pertama kalinya, pengunjung bisa menikmati perjalanan setelah matahari terbenam, dengan panorama Hong Kong yang berbeda dan spektakuler. Peringatan ulang tahun Ngong Pong 360 ke-20 tahun digelar dengan unik. Dekorasi cahaya yang menghiasi dengan indah,” ia menambahkan.
Suasana tersebut menjadikan sore hingga malam sebagai alternatif menarik bagi mereka yang ingin merasakan atmosfer berbeda, dengan lampu kota dan suasana lebih tenang. Setibanya di puncak, suasana berubah menjadi lebih syahdu dan reflektif.
Ngong Ping Village menyambut pengunjung dengan atmosfer desa bernuansa tradisional. Di sana, lengkap dengan toko suvenir, kafe, dan sudut-sudut yang dirancang untuk berjalan santai.
