ASIAWORLDVIEW – Harga Binance Coin tetap stabil, diperdagangkan di atas USD940. Kondisi ini terjadi setelah kenaikan stabil sebesar 5% selama seminggu terakhir.
Kenaikan ini terkait dengan tren naik secara keseluruhan di pasar, di mana Bitcoin tetap kuat di harga di atas USD96.000 dan harga Ethereum berkisar di USD3.300. Pasar kripto secara umum berada dalam tren bullish, dan ini menunjukkan peningkatan kepercayaan investor.
Binance Coin kini diperkirakan akan mengalami apresiasi, terutama dengan acara pembakaran token BNB kuartal ke-34, yang dilakukan secara rutin dan mengurangi pasokan. BNB Chain secara resmi menyelesaikan pembakaran token BNB kuartal ke-34, menandai yang pertama untuk tahun 2026.
Baca Juga: Dominasi Binance di Open Interest Bitcoin, CME Kehilangan Posisi Teratas
Sebanyak 1.371.803,77 BNB dihapus secara permanen dari peredaran. Jumlah ini terdiri dari 1.371.703,67 BNB melalui sistem pembakaran normal dan 100,1 BNB melalui Program Pembakaran Pioneer.
Nilai perkiraan pembakaran dalam USD mencapai sekitar 1,277 miliar pada saat transaksi. BNB Foundation memastikan bahwa ini merupakan rencana deflasi jangka panjang yang akan meminimalkan pasokan dalam jangka panjang.
Pasokan total yang tersisa setelah pembakaran ini, berdasarkan data terbaru, adalah 136.361.374,34 BNB. BNB Chain secara rutin melakukan pembakaran token setiap kuartal sebagai salah satu upaya untuk menjaga ekosistem yang sehat.
Pihak Binance mendorong masyarakat untuk membagikan statistik langsung dan mengikuti token yang akan dibakar di masa depan melalui saluran resmi mereka. Pembakaran terbaru ini dapat dilihat secara publik melalui transaksi.
Harga BNB terbaru diperdagangkan di USD939 per 15 Januari 2026, mencerminkan kenaikan 0,21% pada grafik 4 jam. Dalam beberapa hari terakhir, Binance Coin (BNB) mengalami volatilitas, menembus level resistensi kunci di sekitar USD900 dan menguji level USD950.
