Kemenpar Gandeng Kemenpora, Pariwisata Olahraga Sumbang Rp18,79 Triliun

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir

ASIAWORLDVIEW – Kementerian Pariwisata dan Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia telah menandatangani nota kesepahaman. Kerja sama ini dilakukan untuk mengembangkan pariwisata olahraga dan meningkatkan jumlah pengunjung melalui acara olahraga dan infrastruktur.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menguraikan serangkaian program terkoordinasi yang bertujuan mengintegrasikan sektor olahraga dan pariwisata di berbagai wilayah Indonesia. MoU ini mencakup pengembangan sumber daya manusia, promosi budaya olahraga di destinasi wisata, dan pemasaran pariwisata olahraga melalui acara dan kegiatan kunci.

“MoU ini memberikan landasan penting untuk memaksimalkan penggunaan infrastruktur olahraga, menyelenggarakan acara olahraga di destinasi wisata, dan memperkuat perencanaan dan koordinasi lintas sektor,” kata Wardhana dalam pernyataan pada Selasa (23/12/2025).

Baca Juga: Indonesia Genjot Pariwisata Berkelanjutan, Desa Wisata hingga Paket Premium

Mereka sepakat untuk berkolaborasi dalam penggunaan infrastruktur, berbagi data, dan inisiatif yang sejalan dengan kewenangan masing-masing kementerian untuk meningkatkan daya tarik destinasi Indonesia.

Indonesia telah mengposisikan pariwisata olahraga sebagai kontributor ekonomi yang signifikan. Data pemerintah menunjukkan nilai ekonomi sektor ini mencapai sekitar Rp18,79 triliun (US$1,12 miliar) pada 2024, yang diperkirakan menyumbang 25 hingga 30 persen dari total ekonomi pariwisata acara nasional. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya permintaan perjalanan terkait olahraga dan dampaknya yang semakin luas terhadap bisnis lokal dan pendapatan pariwisata.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyoroti dampak ekonomi pariwisata olahraga, mengutip Pocari Sweat Run 2025 di Lombok yang menarik 9.000 peserta, 70 persen di antaranya berasal dari luar pulau, dan menghasilkan perkiraan Rp85,5 miliar.

Dia menekankan pentingnya mengintegrasikan wellness, olahraga, musik, dan budaya ke dalam acara berkelanjutan yang berfokus pada pengalaman untuk meningkatkan pariwisata berkualitas tinggi di Indonesia.

Sementara, Menteri Erick Thohir menambahkan bahwa kemitraan ini memperkuat aktivitas olahraga regional. Ia berharap kolaborasi ini menjadi contoh positif kerja sama antar kementerian yang efektif.