ASIAWORLDVIEW – Bitcoin menunjukkan ketahanan dengan tetap berada di kisaran USD90.000 selama 18 hari berturut-turut, menjadikannya salah satu fase konsolidasi terpanjang tahun ini. Stabilitas ini terjadi di tengah sinyal campuran dari indikator on-chain dan pasar derivatif. Pertanyaan kunci adalah apakah konsolidasi ini akan mengarah pada kelanjutan tren bullish atau pembalikan arah.
Indikator Bitcoin Realized Cap Impulse—yang mengukur momentum perubahan kapitalisasi riil—baru-baru ini memasuki zona dukungan kritis. Secara historis, area ini sering menjadi titik di mana permintaan kembali muncul dan memicu dorongan kenaikan berikutnya. Pola serupa sebelumnya pernah menjadi katalis pembalikan setelah fase tekanan.
Namun, risiko tetap ada jika dukungan ini gagal bertahan. Kegagalan di level ini berpotensi meningkatkan tekanan jual dan memperluas distribusi kerugian di pasar. Oleh karena itu, keberlanjutan dukungan on-chain menjadi faktor penentu arah pasar dalam jangka pendek.
Baca Juga: Trump Bocorkan Nasib Hubungan AS dengan China Dorong Harga Bitcoin Menguat
Pergerakan Open Interest Bitcoin memberikan konteks penting. Data historis menunjukkan ekspansi Open Interest sebesar 40% hingga 60% sering bertepatan dengan puncak lokal, sementara kontraksi 15%-20% berulang kali menandai dasar lokal selama tiga tahun terakhir. Saat ini, Open Interest turun sekitar 15%, sejalan dengan pola pembentukan dasar.
Hal ini memperkuat peluang dukungan Impuls Kapital Realisasi untuk bertahan. Posisi derivatif cenderung mendukung kenaikan, meskipun tanpa agresivitas berlebihan, mencerminkan sentimen yang hati-hati namun konstruktif.
Peta likuiditas menunjukkan BTC bergerak di antara dua kluster likuiditas padat. Di atas, area hingga sekitar USD92.000 membentuk resistensi yang jelas. Di bawah, konsentrasi likuiditas sekitar USD88.000 menarik minat beli dan menahan penurunan lebih lanjut.
Jika harga naik, resistensi atas kemungkinan menjadi ujian pertama dan memerlukan momentum kuat untuk konfirmasi kelanjutan bullish. Sebaliknya, penurunan terbatas masih bisa netral hingga positif jika kluster bawah berfungsi sebagai bantalan rebound.
