Trump Bocorkan Nasib Hubungan AS dengan China Dorong Harga Bitcoin Menguat

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

ASIAWORLDVIEW – Harga Bitcoin mengalami kenaikan hari ini dan kini berusaha untuk kembali menembus level psikologis USD90.000. Hal ini terjadi setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai hubungan kuat negaranya dengan China setelah percakapannya dengan mitranya dari China hari ini.

Data TradingView menunjukkan bahwa harga BTC telah melonjak di atas USD88.000 hari ini, mencapai level tertinggi intraday sekitar USD88.400. Kripto utama ini naik hampir 2% setelah naik dari level terendah intraday sekitar USD85.000.

Kenaikan Bitcoin ini terjadi setelah posting Trump di Truth Social, di mana ia menyoroti hubungan “sangat kuat” dengan China. Hal ini terjadi setelah percakapannya dengan Presiden China Xi Jinping.

Donald Trump mengungkapkan bahwa mereka telah membahas banyak topik dan bahwa percakapan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan “sangat sukses” mereka di Korea Selatan bulan lalu. Presiden AS mencatat bahwa sejak pertemuan tersebut, kedua belah pihak telah membuat kemajuan signifikan dalam memperbarui dan memastikan kesepakatan mereka tetap akurat.

Baca Juga: Pasar Kripto Tertekan, Bitcoin dan Kripto Besar Terseret Sentimen Risk-Off Global

Hal ini menjadi kabar baik bagi Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan, mengingat eskalasi perang dagang antara kedua negara sebelumnya. Trump sempat mengancam akan mengenakan tarif hingga 150% terhadap China pada awal Oktober, yang menyebabkan pasar kripto anjlok.

Namun, seperti dilaporkan CoinGape, AS dan China telah mencapai gencatan senjata perdagangan, dan panggilan antara kedua pemimpin semakin memperkuat hubungan yang sedang berkembang antara kedua negara. Trump juga menyebutkan dalam postingannya bahwa kedua pemimpin telah sepakat untuk melakukan kunjungan negara tahun depan, dengan dia mengunjungi China dan Presiden China mengunjungi AS.

Sementara itu, ahli pasar Julien Bittel mencatat bahwa likuiditas tambahan pasti akan mengalir ke pasar seiring dengan pemerintah AS yang terus menambah utang untuk memperluas GDP-nya. Dia mencatat bahwa Bitcoin pasti akan berkembang di dunia yang terus mengalami devaluasi, karena pemerintah memonetisasi utang mereka melalui operasi gaya quantitative easing (QE).