ASIAWORLDVIEW – Tahun ini, para penentu tren menetapkan bahwa “Natal Ralph Lauren” adalah tren liburan yang sedang hits. Tren dekorasi dan gaya hidup yang menampilkan suasana liburan mewah namun tetap hangat dan klasik.
“Ralph Lauren Christmas”, menjadi estetika perayaan yang menggabungkan nuansa elegan dengan kenyamanan tradisional. Dekorasi khasnya menonjolkan pola plaid, warna merah-hijau klasik, perapian dengan cahaya hangat, serta ornamen kayu dan kulit yang menciptakan kesan cozy sekaligus berkelas. Tren ini banyak muncul di media sosial dan toko-toko gaya hidup, karena dianggap mampu menghadirkan suasana Natal yang timeless—bukan sekadar dekorasi baru, melainkan ruang yang terasa hidup, bertingkat, dan dirancang untuk bertahan lama.
Baca Juga: Natal 2025, Momen Kebangkitan Dekorasi Vintage yang Hangat dan Penuh Cerita
Natal Ralph Lauren bukan hanya soal estetika visual, tetapi juga tentang membangkitkan rasa nostalgia, kebersamaan, dan kenyamanan yang identik dengan musim liburan. Dengan perpaduan gaya klasik Amerika dan sentuhan mewah, tren ini menjadikan rumah atau ruang perayaan terasa seperti potret liburan ideal yang hangat, elegan, dan penuh makna.
“Saya berpendapat bahwa liburan terbaik adalah yang tradisional,” kata Charles Spada, seorang desainer interior Boston yang sudah lama berkecimpung di bidangnya.
“Saya memberikan banyak pujian kepada Ralph Lauren atas apa yang telah dia capai: desainnya berhasil, sebagian besar karena dia menghormati tradisi.”
“Ketika pelanggan masuk ke bagian yang bertema ‘A New England Woodland,’ mereka menyebutnya bagian Ralph Lauren,” katanya. “Kami selalu menyukai tampilan itu di New England, tapi sekarang sudah menyebar ke seluruh negeri.”
