Wisata Kuliner dan Budaya Bikin Orang Indonesia Antusias untuk Berlibur

Wisatawan berfoto di depan lokasi bersejarah.

ASIAWORLDVIEW – Tren Wisata Asia 2026 menunjukkan bahwa wisatawan Indonesia menjadi salah satu yang paling antusias untuk melakukan perjalanan di kawasan regional. Antusiasme ini didorong oleh meningkatnya daya beli masyarakat, kemudahan akses transportasi, serta beragam destinasi menarik yang ditawarkan negara-negara Asia. Selain itu, dukungan pemerintah dalam pengembangan pariwisata, promosi destinasi, dan kerja sama lintas negara turut memperkuat minat masyarakat untuk menjelajahi berbagai pengalaman baru.

Temuan dari survei wisatawan Asia dalam Travel Outlook Report Agoda 2026 juga menunjukkan wisatawan Indonesia tidak hanya tertarik pada destinasi populer, tetapi juga semakin terbuka terhadap wisata budaya, kuliner, dan ekowisata yang memberikan nilai tambah dalam perjalanan mereka. Fenomena ini menegaskan peran Indonesia sebagai pasar penting dalam industri pariwisata Asia yang terus berkembang.

“Laporan ini menunjukan bahwa orang Indonesia tidak hanya antusias untuk bepergian, tapi berencana melakukannya lebih sering, dengan durasi yang lebih panjang, dan biasanya bersama keluarga. Travel Outlook Report Agoda ini menyoroti betapa bersemangatnya orang Asia untuk mencari pengalaman baru, dan orang Indonesia menjadi yang paling menonjol,” Gede Gunawan, Senior Country Director Agoda untuk Indonesia mengatakan, Selasa (25/11/2025).

Baca Juga: Wisatawan China Cari Pengalaman Unik, Kunjungan ke Indonesia Terus Meningkat

Orang Indonesia muncul sebagai wisatawan paling kuat di Asia pada 2026, dengan lebih dari sepertiga (32%) responden berencana melakukan 11 kali perjalanan atau lebih dalam setahun. Angka ini jauh di atas rata—rata Asia, dimana sebagian besar wisatawan hanya merencanakan 4-6 perjalanan (35%) atau 1-3 perjalanan (29%).

Dari sisi durasi, wisatawan Indonesia juga memimpin karena paling banyak yang ingin berlibur 13 hari atau lebih, lebih panjang dibandingkan wisawatan Asia lainnya. Perjalanan keluarga lebih dominan, dengan 69% responden Indonesia memilih liburan bersama keluarga untuk menikmati waktu berkualitas tanpa harus mengambil cuti panjang dari pekerjaan atau sekolah.

Makanan juga semakin menjadi alasan utama untuk bepergian. Sebanyak 31% wisatawan Indonesia memilih destinasi karena pengalaman kuliner—tepat setelah relaksasi (33%). Destinasi kuliner yang lagi viral dan cita rasa yang kaya terus mendorong minat ini. Secara regional, perjalanan bertema kuliner kini masuk tiga besar alasan utama bepergian, naik dari peringkat keenam tahun lalu. Para “foodies” terbesar di Asia datang dari Taiwan (47%), Vietnam (35%), dan Korea Selatan (34%).

Tren di Asia pun sejalan, di mana 35% wisatawan berencana mengambil lebih banyak perjalanan domestik pada 2026—melonjak dari 15% tahun sebelumnya. Hidden gems dan destinasi yang belum banyak terekspos pun kian menarik perhatian. Daya tarik utama bagi wisatawan Indonesia untuk memilih secondary destinations adalah promo spesial, biaya yang lebih terjangkau, serta aktivitas alam dan outdoor yang semakin diminati.