Berolahraga Sambil Menjaga Lingkungan di Garmin Run Indonesia 2025

Road to Garmin Run: Plogging with Rekosistem, inisiatif yang menggabungkan olahraga dengan aksi peduli lingkungan.

ASIAWORLDVIEW – Garmin Run Indonesia 2025 menetapkan standar baru untuk keberlanjutan dalam acara olahraga berskala besar. Kolaborasi tahun ini dengan Limbah.id berfokus pada pengelolaan sampah yang efektif, memastikan bahwa sampah yang dihasilkan dari acara dipilah dan didaur ulang dengan benar. Pada tahun 2024, Garmin Run berhasil mengurangi 62% sampah yang seharusnya berakhir di tempat pembuangan akhir, mengurangi emisi karbon yang setara dengan perjalanan mobil sejauh 1.891,5 km.

“Kolaborasi kami dengan Garmin Run Indonesia 2025 menjadi bukti bahwa event olahraga berskala besar dapat membawa dampak positif bagi lingkungan. Sebagai sustainability partner, Limbah.id mengambil peran aktif dalam pengelolaan sampah selama acara, memberikan edukasi melalui workshop, mengajak peserta berkontribusi lewat aksi plogging, ujar Joseph Heru Sanjaya, CEO and Founder Limbah.id, Selasa (20/5/2025).

Road to Garmin Run: Plogging with Rekosistem, inisiatif yang menggabungkan olahraga dengan aksi peduli lingkungan. Acara ini mengajak peserta untuk berlari sambil memungut sampah di sepanjang rute lari, menjadikannya bagian dari persiapan menuju Garmin Run Indonesia 2025.

Baca Juga: Garmin Run Indonesia 2025: Satukan Penggemar Gaya Hidup Sehat

“Dalam acara ini, menyediakan pengumpulan sampah elektronik. Kami percaya bahwa langkah ini dapat mendorong kesadaran kolektif menuju masa depan Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ia menambahkan.

Tak hanya itu, sebagian hasil penjualan tiket 2025 Garmin Run Indonesia juga akan dialokasikan untuk program penanaman pohon mangrove di beberapa lokasi strategis di Indonesia, memperkuat kontribusi Garmin terhadap upaya pelestarian lingkungan.

Konsep plogging sendiri berasal dari Swedia dan kini menjadi tren global yang tidak hanya meningkatkan kebugaran tetapi juga membantu membersihkan lingkungan. Dalam acara sebelumnya, peserta berhasil mengumpulkan ratusan kilogram sampah, termasuk kardus, botol plastik, kertas, dan kaleng, yang kemudian dikelola oleh Rekosistem untuk didaur ulang.

Sejalan dengan semangat inklusivitas, 2025 Garmin Run Indonesia kembali mengundang partisipasi dari berbagai komunitas, termasuk komunitas lari Teman Tuli. Garmin Run memastikan semua peserta, tanpa terkecuali, merasa diterima dan didukung untuk berlari mencapai garis finish.

2025 Garmin Run Indonesia juga menegaskan fokus pada sustainability dengan menggandeng Limbah.id sebagai Sustainability Partner. Seluruh produk Garmin yang dijual di Indonesia kini telah menerapkan kebijakan zero plastic packaging, sebagai langkah konkret untuk mengurangi jejak karbon.