ASIAWORLDVIEW – Netizen tengah mengeluhkan eyeshadow Pinkflash yang ereka gunakan menyebabkan mata iritasi. Bahkan, beberapa harus mendapatkan pengobatan karena menyebabkan gangguan kesehatan.
Pengguna Pinkflash pun menuntut merek kosmetik tersebut untuk bertanggung jawab. Apalagi telah mengedarkan produk yang berbahaya masyarakat.
Mengutip dari berbagai sumber, Minggu (9/11/2025), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengumumkan bahwa dua varian eyeshadow dari merek Pinkflash—yakni Pinkflash Eyeshadow PF-E23 BR04 dan PF-E23 BR02—mengandung zat pewarna berbahaya seperti K10 dan Acid Orange 7, yang bersifat karsinogenik dan dapat memicu kanker, kerusakan hati, serta gangguan sistem saraf.
Produk ini telah ditarik dari peredaran setelah banyak konsumen melaporkan efek samping serius, termasuk iritasi mata, pembengkakan, hingga harus menjalani tindakan medis seperti insisi kelopak mata. BPOM menegaskan bahwa nomor izin edar kedua produk tersebut telah dicabut, dan masyarakat diimbau untuk lebih waspada serta memeriksa legalitas dan keamanan kosmetik sebelum digunakan.
Baca Juga: Makeup Bisa Picu Jerawat? Ini Kebiasaan Buruk yang Harus Kamu Hindari
Memilih eyeshadow yang aman sangat penting untuk menjaga kesehatan mata dan kulit di sekitar kelopak. Produk dengan bahan yang lembut dan hypoallergenic sangat penting, terutama bagi individu dengan kulit sensitif yang rentan terhadap iritasi atau reaksi alergi. Produk hypoallergenic dirancang untuk meminimalkan risiko alergi dengan menghindari bahan-bahan keras seperti pewangi sintetis, alkohol berlebih, atau pengawet tertentu yang dapat memicu peradangan.
Bahan yang lembut, seperti ekstrak tumbuhan alami, minyak esensial ringan, atau formula bebas paraben dan sulfat, membantu menjaga keseimbangan kulit. Periksa label produk untuk memastikan tidak mengandung bahan berbahaya seperti paraben, merkuri, atau pewarna sintetis yang tidak direkomendasikan untuk area mata.
Pastikan eyeshadow memiliki daya tahan yang baik namun tetap mudah dibersihkan, untuk mencegah penumpukan residu yang dapat menyebabkan iritasi. Sebaiknya lakukan uji coba kecil di kulit sebelum penggunaan penuh, dan simpan produk di tempat sejuk agar kualitasnya tetap terjaga.
