ASIAWORLDVIEW – Harga Ripple atau XRP saat ini berada di sekitar USD2,63 atau sekitar Rp43.960, mengalami penurunan tipis sebesar 0,45% menjelang keputusan suku bunga FOMC. Meskipun ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve sebesar 25 basis poin telah hampir sepenuhnya diantisipasi oleh pasar.
Dampaknya terhadap aset kripto seperti Ripple diperkirakan akan bersifat terbatas dalam jangka pendek. Penurunan suku bunga biasanya memberikan dorongan terhadap aset berisiko, termasuk kripto, karena menurunkan biaya peluang dan meningkatkan likuiditas. Namun, karena investor sudah mendiskon kemungkinan tersebut, pergerakan harga XRP cenderung stabil dan tidak menunjukkan lonjakan signifikan. Saat ini, XRP mengalami koreksi ringan sebesar 0,45% dibandingkan harga penutupan sebelumnya.
Baca Juga: Amandemen Batch XRP Ledger Hadirkan Fleksibilitas dan Keamanan Transaksi NFT
Sentimen pasar terhadap Ripple juga dipengaruhi oleh dinamika makroekonomi global dan perkembangan regulasi kripto, sehingga keputusan FOMC hanya menjadi salah satu dari banyak faktor yang membentuk arah harga. Jika keputusan The Fed malam ini sesuai ekspektasi, XRP kemungkinan akan tetap bergerak dalam kisaran konsolidasi, kecuali muncul katalis baru dari sisi fundamental atau teknikal.
Pemotongan suku bunga yang diharapkan dapat meningkatkan likuiditas di seluruh pasar, mendorong investor untuk mengalihkan dana mereka ke aset berisiko, termasuk kripto. Jika keputusan hari ini mengonfirmasi pemotongan, hal itu dapat mendukung pemulihan bertahap Ripple (XRP) dan pasar kripto secara umum.
Potensi pemotongan suku bunga oleh FOMC dapat memberikan dorongan positif bagi Ripple (XRP) dan aset kripto lainnya. Investor mungkin melihat ini sebagai peluang untuk memperkuat posisi mereka di pasar kripto.
Dengan pertemuan FOMC yang akan segera berlangsung, peserta pasar kripto, terutama pemegang Ripple (XRP), menantikan hasil yang dapat membawa angin segar bagi nilai tukar aset mereka. Meskipun ekspektasi sudah terbentuk, kejutan dari hasil pertemuan dapat memicu pergerakan harga yang signifikan.
