Harga Dogecoin Terancam Seiring Munculnya Death Cross

Dogecoin

ASIAWORLDVIEW – Harga Dogecoin telah anjlok dalam beberapa minggu terakhir seiring masuknya ke pasar bearish. DOGE telah turun 36% dari level tertinggi September, dan berbagai faktor pemicu mengindikasikan penurunan yang lebih tajam seiring melambatnya aliran dana ETF.

Grafik harian menunjukkan bahwa harga DOGE telah berada dalam tren bearish yang kuat dalam beberapa minggu terakhir. Harganya anjlok dari level tertinggi USD0.3066 pada September menjadi USD0.1947 hari ini, Jumat (24/10/2025).

Koin ini telah menembus sisi bawah pola wedge naik, yang merupakan tanda bearish yang umum. Yang paling penting, koin ini akan membentuk pola death cross, yang juga merupakan tanda bearish yang umum. Pola ini terjadi ketika rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 50 hari dan 200 hari saling bersilangan.

Baca Juga: Metrik Krusial Shiba Inu Sentuh Level Rendah, Investor Pantau Potensi Lonjakan

Koin ini kemungkinan akan anjlok dan mungkin menguji ulang level support kunci di $0.1515, level terendah pada 10 Oktober saat pasar kripto anjlok. Pergerakan ini akan menjadi penurunan 22% dari level saat ini.

Grafik mingguan juga menunjukkan bahwa koin tersebut telah membentuk pola bendera bearish pada grafik mingguan. Pola ini ditandai dengan garis vertikal dan saluran naik. Dalam hal ini, garis vertikal dimulai pada USD0.4838, sementara sisi bawahnya berada pada USD0.1295.

Koin ini telah membentuk saluran naik, yang merupakan bagian dari bagian bendera. Oleh karena itu, token ini mungkin segera mengalami breakout bearish, berpotensi ke level support kunci di $0.0052, turun lebih dari 90% dari level saat ini. Pergerakan ke level tersebut akan dikonfirmasi jika harga turun di bawah support di $0.0570, titik terendah pada Oktober 2023.

Risiko fundamental utama bagi harga DOGE adalah fakta bahwa aliran dana ke ETF Dogecoin yang baru diluncurkan terus menurun. Data menunjukkan bahwa ETF REX-Osprey DOGE (DOJE) telah mengumpulkan sekitar USD30,7 juta dalam aset sejak diluncurkan pada September.