ASIAWORLDVIEW – Paparan partikel mikro PM2.5 tidak hanya berdampak buruk bagi kesehatan, tetapi juga memiliki efek nyata terhadap kehidupan sehari-hari, termasuk pada kualitas pakaian. Partikel halus ini dapat menempel pada serat kain, menyebabkan warna pakaian cepat kusam dan tampak usang meskipun baru beberapa kali digunakan.
Selain itu, PM2.5 dapat mengubah tekstur kain menjadi lebih kasar dan mempercepat kerusakan serat, sehingga umur pakai pakaian menjadi lebih pendek. Dampak ini terutama dirasakan di daerah dengan tingkat polusi udara tinggi. Dampaknya, pakaian yang dikenakan atau dijemur di luar ruangan lebih rentan terhadap kontaminasi partikel.
Soklin, sebagai salah satu merek deterjen terkemuka di Indonesia, telah mengembangkan produk inovatif yang dirancang khusus untuk menghadapi dampak partikel mikro PM2.5 terhadap pakaian. Produk ini diformulasikan dengan teknologi anti-polusi yang mampu membersihkan partikel halus yang menempel pada serat kain akibat paparan udara tercemar.
Joanna Elizabeth Samuel, Marketing Manager Fabric Care Category WINGS Group Indonesia, menjelaskan inovasi SoKlin Liquid Nature Fresh Detox lahir dari kepekaan brand dalam menangkap isu dan keresahan konsumen terhadap polusi udara dan dampaknya. Oleh karena itu, menjaga kebersihan pakaian dan menghindari paparan langsung terhadap polusi udara menjadi langkah penting untuk mempertahankan kualitas dan daya tahan tekstil.
Baca Juga: Partikel Polusi Mikro PM2.5 Menempel di Kulit dan Pakaian, Risiko Kesehatan Meningkat
“Paparan partikel mikro dari polusi udara ternyata tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tapi juga pada pakaian kita. Detoksifikasi atau penetralan toksin menjadi sangat diperlukan agar dapat meminimalkan dampak polusi bagi tubuh hingga pakaian kita sehari-hari.”
PM2.5 diketahui dapat mempercepat proses kusamnya warna pakaian dan merusak tekstur kain, sehingga Soklin menghadirkan solusi membersihkan secara menyeluruh. Selain itu, juga membantu menjaga kelembutan dan ketahanan pakaian.
“Dengan peluncuran produk ini, Soklin menunjukkan komitmennya dalam menjawab tantangan gaya hidup urban yang semakin rentan terhadap polusi udara, sekaligus memberikan perlindungan ekstra bagi konsumen dalam menjaga kualitas pakaian sehari-hari,” ia menambahkan.
SoKlin Liquid Nature Fresh Detox mengandung Green Tea Extract yang tinggi antioksidan, sehingga dapat tuntas membersihkan noda dan partikel mikro hingga ke serat terdalam, tanpa merusak kain. Inovasi terbaru dari SoKlin ini juga dilengkapi dengan Jasmine Essential Oil, menghadirkan wangi lembut menenangkan yang membuat pakaian tetap segar dan nyaman dikenakan saat beraktivitas seharian.
dr. Nadia Alaydrus, Content Creator sekaligus Ahli Kesehatan, menegaskan bahwa dampak polusi bukan hanya masalah udara, tetapi juga tentang paparan partikel yang dapat menempel di kulit dan pakaian. Green tea extract kaya akan antioksidan yang membantu melawan efek buruk polusi dan radikal bebas. Jadi, manfaatnya bukan hanya baik untuk kulit, tapi juga mendukung proses detoks alami dengan membersihkan sisa kotoran, debu, dan polutan yang menempel.
“Sering terpapar polusi secara terus menerus bisa bikin kulit kusam, cepat menua, bahkan iritasi. Polusi membawa partikel halus yang bisa menempel di kulit dan pakaian, jadi penting banget buat cleansing dan detoks rutin agar kulit tetap sehat dan segar. Pakaian sebagai kulit kedua kita juga perlu dapetin detoks, dicuci pakai air saja tentu tidak cukup. Harus benar-benar bersih jangan sampai ada sisa partikel halus yang masih menempel, terhirup, dan akhirnya menimbulkan masalah buat diri kita,” pungkasnya.
