Michael Saylor Yakin Bitcoin Jadi Masa Depan Kredit dan Investasi

Tumpukan koin Bitcoin

ASIAWORLDVIEW – Miliarder Michael Saylor kembali membuat ramalan tentang masa depan Bitcoin (BTC). Ia mengatakan Bitcoin akan mengungguli S&P 500 “selamanya.” Indeks tersebut akan mengalami depresiasi hampir 29% setiap tahunnya jika dibandingkan dengan cryptocurrency terkemuka.

Dalam sebuah wawancara di Coin Stories, Saylor, co-founder dan ketua eksekutif Strategy, menggambarkan Bitcoin sebagai bentuk unik “modal digital.” Ia berargumen bahwa Bitcoin mengalami apresiasi lebih cepat daripada aset tradisional.

“Imbal hasil rata-rata S&P 500 adalah ukuran standar pertumbuhan investasi, tetapi Bitcoin terus naik lebih cepat. Ia mencatat bahwa kesenjangan kinerja ini menciptakan pergeseran finansial,” ia mengatakan.

Menurut pandangannya, apresiasi Bitcoin yang dapat diprediksi memungkinkan investor untuk membangun bentuk baru kredit yang didukung oleh aset tersebut. Menurut Ketua Strategy, pinjaman yang didukung Bitcoin dapat bertahan lebih lama, memberikan imbal hasil lebih tinggi, dan mengubah cara kerja keuangan global. Perspektif ini juga mengarahkan keterlibatan Saylor dalam diskusi kebijakan. Hal ini termasuk pertemuan baru-baru ini dengan eksekutif kripto lainnya untuk mendesak Rancangan Undang-Undang Cadangan Bitcoin Strategis.

Baca Juga: Taruhan Besar Soal Masa Depan Bitcoin, Harga Bisa Meroket hingga 200%

Ia membandingkan keandalan BTC dengan kelemahan yang ia lihat pada mata uang tradisional. Ia mengatakan mata uang seperti dolar AS menghadapi depresiasi jangka panjang akibat inflasi dan kebijakan bank sentral.

Menurutnya, menggunakan mata uang tersebut sebagai jaminan dapat memicu ketidakstabilan keuangan. Sebaliknya, ia mengklaim pasokan tetap dan struktur desentralisasi BTC menjadikannya dasar yang lebih unggul untuk kredit dan investasi.

Ia telah menjadi salah satu pendukung korporat Bitcoin paling menonjol sejak Strategy mulai mengumpulkan Bitcoin pada 2020. Perusahaannya kini memegang lebih dari 638.500 BTC, bernilai puluhan miliar dolar. Bagi dia, Bitcoin mewakili penyimpanan nilai yang lebih kuat daripada saham atau uang fiat.

Prediksi Saylor bahwa S&P 500 dapat kehilangan 29% per tahun dibandingkan Bitcoin selama 21 tahun ke depan merupakan salah satu perkiraan teragresifnya. Ia juga berargumen bahwa sejarah sudah mendukung pandangan ini, dengan mengacu pada kinerja Bitcoin dibandingkan saham tradisional selama dekade terakhir.