Transaksi di eCommerce Pacu Ekonomi Digital Indonesia, 72% dari Total Nilai Nasional

eCommerce di Indonesia.

ASIAWORLDVIEW – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan kontribusi sektor digital terhadap produk domestik bruto (PDB) akan mencapai delapan persen, dengan target sembilan hingga 10 persen pada akhir 2025.

“Ekonomi digital merupakan pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Indonesia sudah menjadi pasar digital terbesar di Asia Tenggara, dengan potensi mencapai nilai USD600 miliar pada 2030. Sektor e-commerce merupakan kontributor terbesar bagi ekonomi digital Indonesia, menyumbang sekitar 72 persen dari total nilai ekonomi digital negara ini.

“Di era saat ini, sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk melalui ekonomi digital. Indonesia adalah pasar digital terbesar di ASEAN, dengan potensi ekonomi digital mencapai US$600 miliar pada tahun 2030,” jelasnya.

Baca Juga: Menko Airlangga Hartarto Lanjutkan Negosiasi dengan Pihak Trump, Bahas Tarif Impor 32%

Namun, ia mencatat bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi digital yang cepat, Indonesia masih menghadapi tantangan signifikan dalam hal ketersediaan talenta digital.

Selama empat tahun terakhir, pekerja profesional di sektor teknologi informasi dan komunikasi (TIK) hanya menyumbang 0,8 persen dari total tenaga kerja negara.

Untuk mengatasi tantangan ini, pemerintah terus mendorong transformasi digital dalam layanan publik, termasuk dengan meningkatkan kapasitas pegawai negeri sipil (ASN).

Program pelatihan “Gen Matic ASN” melibatkan 170 peserta dari 10 kementerian dan lembaga, dengan tujuan mengembangkan pegawai negeri sipil yang mahir teknologi untuk mendukung layanan publik yang adaptif dan inovatif.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya pegawai negeri sipil menguasai konten digital, big data, kecerdasan buatan (AI), dan analisis data.

Peserta pelatihan juga didorong untuk aktif berinovasi dan berkolaborasi dalam menerapkan keterampilan digital untuk memperkuat layanan publik yang inklusif.