ASIAWORLDVIEW – Komisi Sekuritas dan Bursa Efek Amerika Serikat (SEC) memilih untuk memperpanjang periode pengambilan keputusan terkait proposal ETF Litecoin Grayscale. Di tengah penundaan ini, harga Litecoin telah membalikkan kenaikan hariannya, kehilangan hampir 2% nilainya.
Pengajuan terbaru mengungkapkan bahwa SEC AS menetapkan periode yang lebih lama untuk menentukan apakah akan menyetujui permohonan untuk mengubah Grayscale Litecoin Trust menjadi ETF. SEC mengutip Pasal 19(B)(2) Undang-Undang Bursa Efek sebagai dasar hukum untuk perpanjangan waktu sebelum mengambil keputusan akhir.
Pada Januari lalu, Grayscale mengajukan permohonan ETF Litecoin, namun SEC mengambil sikap hati-hati terhadap penawaran tersebut. Sejak pengajuan, SEC menunda keputusannya pada Maret dan kembali menunda pada Mei.
Baca Juga: Pengacara SEC Mengungkapkan Perkembangan Gugatan XRP
Berdasarkan memo terbaru, SEC menunda keputusannya terkait ETF Litecoin Grayscale selama 60 hari, dengan tanggal 10 Oktober ditetapkan sebagai hari terakhir pengambilan keputusan. Namun, dokumen tersebut tidak menyebutkan masukan publik selama periode perpanjangan, padahal sebelumnya SEC telah meminta masukan untuk permohonan ETF tersebut.
“Komisi menganggap tepat untuk menetapkan periode yang lebih lama untuk mengeluarkan perintah yang menyetujui atau menolak perubahan aturan yang diusulkan, sehingga memiliki waktu yang cukup untuk mempertimbangkan perubahan aturan yang diusulkan dan masalah yang diangkat di dalamnya,” bunyi pengajuan tersebut.
Harga Litecoin mengalami penurunan dalam beberapa menit setelah penundaan SEC, dengan LTC turun hampir 2%. Menurut data CoinMarketCap, Litecoin diperdagangkan pada $107,81, turun 7,82% dalam seminggu terakhir.
Selain Grayscale, SEC AS juga menunda peluncuran permohonan ETF Litecoin milik Canary. Meskipun terjadi serangkaian penundaan, analis Bloomberg James Seyffart dan Eric Balchunas memperkirakan peluang persetujuan SEC untuk ETF Litecoin pada Oktober sebesar 90%.
Permohonan ETF Solana dan Litecoin membanjiri SEC dalam persaingan ketat untuk mendapatkan persetujuan SEC. Balchunas mencatat bahwa setidaknya 72 permohonan ETF terkait kripto sedang berusaha mendapatkan persetujuan SEC, mulai dari XRP hingga Dogecoin dan kripto berkapitalisasi kecil lainnya.
