Analis: Pasar Kripto di Indonesia Bergerak Cepat, Menjawab Tren Global

Tokocrypto

ASIAWORLDVIEW – Di Indonesia, pasar kripto tengah aktif dan responsif terhadap dinamika global. Alhasil tren ini diperkirakan akan ikut mendorong minat investor lokal terhadap altcoin dalam waktu dekat. Tren ini memicu optimisme di kalangan investor bahwa altseason telah dimulai, membuka peluang baru untuk mencari keuntungan di luar aset kripto utama.

Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan, Altcoin seperti Solana, berpotensi menembus level USD210 atau sekitar Rp3,2 juta dalam waktu dekat. Namun jika mampu bertahan di atas support USD160. Sementara BNB berpeluang menguji resistensi di kisaran USD800 atau sekitar Rp13 juta, didorong oleh pola teknikal bullish dan peningkatan volume perdagangan.

“Kita sudah melihat beberapa altcoin membentuk struktur harga yang lebih sehat dibandingkan sebelumnya. Investor bisa mulai memantau aset yang memiliki katalis kuat, terutama dari sisi ekosistem, adopsi institusional, atau pembaruan teknologi,” tutur Fyqieh.

Baca Juga: Kripto Bukan Komoditas Lagi, DJP Ubah Aturan Pajaknya

Dengan makin dekatnya pertemuan FOMC pada 30 Juli mendatang, pelaku pasar akan mencermati arah kebijakan suku bunga The Fed. Saat ini, probabilitas pemangkasan pada bulan ini masih rendah, namun ekspektasi terhadap pelonggaran di September atau kuartal IV bisa menjadi katalis tambahan bagi reli altcoin.

Fyqieh menilai bahwa edukasi dan akses yang semakin mudah melalui platform lokal. Misalnya, Tokocrypto akan mempercepat adopsi altcoin di kalangan investor ritel.

“Minat terhadap altcoin di Indonesia semakin besar, terutama saat ada narasi jelas seperti altseason. Jika didukung dengan informasi yang tepat dan fitur investasi yang user-friendly, momentum ini bisa dimanfaatkan secara optimal,” ia menambahkan.

Kenaikan ini mencerminkan adanya rotasi minat investor dari aset utama seperti Bitcoin ke altcoin, seiring dengan upaya diversifikasi portofolio dan pencarian potensi cuan jangka pendek di proyek-proyek yang lebih spekulatif namun menjanjikan. Hal ini menjadi indikasi bahwa investor semakin matang dalam menyikapi kondisi pasar dan mulai mengeksplorasi peluang di luar aset kripto utama.