ASIAWORLDVIEW – Charles Hoskinson, pendiri Cardano menghadapi tuduhan serius terkait penyalahgunaan token ADA senilai USD600 juta selama tiga bulan. Ia berjanji akan membalas dendam.
Ia mengumumkan bahwa laporan audit atas kepemilikan ADA oleh Input Output Global (IOG) akan dirilis pada pertengahan Agustus 2025. Audit ini bertujuan untuk membantah klaim bahwa Hoskinson menggunakan “genesis key” untuk memanipulasi ledger Cardano selama hard fork Allegra tahun 2021.
Hoskinson menyatakan bahwa sebagian besar token ADA yang dipermasalahkan telah diklaim oleh pemilik sah, dan sisanya disumbangkan ke organisasi tata kelola Cardano, Intersect, setelah masa tunggu tujuh tahun.
Ia juga berencana untuk membacakan laporan audit secara langsung melalui livestream, dan menyediakan akses publik melalui situs web khusus.
Baca Juga: Cardano Catat Lonjakan 215, Ikuti Pergerakan Harga Bitcoin
Sementara itu, pendiri Cardano mengibarkan ancaman gugatan pencemaran nama baik terhadap para penuduhnya menjelang rilis publik. Dalam posting X, pendiri Cardano Charles Hoskinson telah mengungkapkan rencana untuk segera merilis laporan audit tentang penanganan token ADA mulai tahun 2021.
Laporan audit tersebut berupaya mengungkapkan kepemilikan ADA dari Input Output Global (IOG) milik Hoskinson, perusahaan di balik blockchain Cardano. Audit ini dipandang sebagai momen krusial untuk memulihkan kepercayaan komunitas dan memperkuat transparansi dalam ekosistem Cardano.
Hoskinson mengatakan bahwa dia telah menerima salinan pertama dari laporan audit tersebut, tetapi dia mendorong untuk mendapatkan detail lebih lanjut di area-area utama sebelum dipublikasikan. Pendiri Cardano mengincar rilis pertengahan Agustus untuk laporan audit jika semuanya berjalan sesuai rencana.
