ASIAWORLDVIEW – Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Alfamart atas komitmennya membuka akses pasar bagi pelaku UMKM di Indonesia melalui berbagai inisiatif strategis. Menurutnya, memberikan eksempatan bagi usaha kecil untuk ikut berkembang.
“Akses pasar adalah kunci bagi UMKM untuk naik kelas. Alfamart sebagai contoh konkret bagaimana sektor swasta bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” sebut Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam konferensi pers Alfamart Run 2025, Kamis (10/7/2025).
Dalam ajang Alfamart Run 2025, Alfamart menggandeng pengrajin tas dari INTAKO Tanggulangin untuk memproduksi ribuan tas goodie bag, menciptakan perputaran ekonomi langsung.
Baca Juga: Di Tengah Konflik Iran-Israel, Pemerintah Fokus Lindungi UMKM
Ribuan produk UMKM kini dijual di gerai Alfamart, dan pelaku usaha lokal juga dibina sebagai tenant di halaman toko. Bersama Askrindo dan WE+, Alfamart memberikan asuransi usaha hingga Rp5 juta bagi tenant UMKM untuk menghadapi risiko seperti kebakaran atau bencana alam.
Kolaborasi ini adalah bentuk ekonomi gotong royong versi modern, di mana ritel besar menjadi penggerak inklusi ekonomi. Kalau makin banyak perusahaan mengikuti jejak Alfamart, UMKM akan punya “panggung utama” untuk menunjukkan potensi terbaiknya.
“Alfamart aktif memberikan pelatihan dan kurasi produk agar UMKM bisa masuk ke ritel modern dengan standar nasional. Ini juga yang sangat diperlukan. Para pelaku UMKM ini jadi bisa meningkatkan kualitasnya,” ia menambahkan.
