ASIAWORLDVIEW – Harga Pepe Coin atau PEPE berada di kisaran sekitar USD0.00001035 atau Rp0,1825. Dalam 24 jam terakhir, PEPE mengalami kenaikan sekitar 0,68% terhadap USDT dan 10,44% terhadap IDR.
Kapitalisasi pasar PEPE saat ini mencapai lebih dari Rp76 triliun, dengan volume perdagangan harian sekitar Rp19 triliun. Pepe Coin jadi viral bukan karena teknologi canggih, tapi karena kekuatan komunitas dan budaya internet.
Terinspirasi dari Pepe the Frog, karakter meme yang sudah melegenda di dunia maya sejak awal 2000-an. Diluncurkan saat tren memecoin sedang naik daun, bersamaan dengan hype seputar Dogecoin dan Shiba Inu.
Baca Juga: Prospek Harga Koin Pepe saat Transaksi Paus Turun
Selain itu, keberadaan komunitas Pepe juga membuat meme coin ini makin viral. Mereka aktif di Twitter, Telegram, dan Reddit memicu promosi organik dan FOMO (fear of missing out). Tidak ada tim resmi, semua keputusan dan promosi dilakukan oleh komunitas, mirip dengan Dogecoin.
Harga Pepe sering mengikuti tren Ethereum karena berada di jaringan ETH. Misalnya, saat isu ETF ETH spot muncul, harga Pepe ikut naik. Bahkan, menawarkan fitur unik. Bebas pajak, mekanisme deflasi (token dibakar), dan redistribusi token ke pemegang jangka panjang.
Pepe Coin tersedia di banyak exchange besar seperti Binance, OKX, dan Uniswap, meningkatkan likuiditas dan aksesibilitas. Karena tidak punya utilitas nyata, nilainya murni ditentukan oleh sentimen pasar dan hype komunitas
