ASIAWORLDVIEW – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerja sama untuk memperkuat pariwisata ramah Muslim. Hal ini dilakukan melalui perluasan sertifikasi halal.
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan mengatakan dalam pernyataan resmi pada hari Kamis (3/7/2025), bahwa kedua lembaga memiliki program yang tumpang tindih, hal itu harus diatasi. Kolaborasi ini tidak hanya sebagai langkah strategis tetapi juga diperlukan.
“Penting untuk menciptakan sinergi melalui program-program bersama yang saling mendukung dan memperkuat satu sama lain sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas di seluruh masyarakat,” katanya di Jakarta.
Ia mencatat bahwa BPJPH menawarkan program sertifikasi halal gratis yang dikenal sebagai Sehati, yang bertujuan untuk menerbitkan 1 juta sertifikat halal gratis untuk usaha mikro dan kecil (UMK) di seluruh Indonesia pada tahun 2025.
Baca Juga: Industri Halal Penting untuk Perkuat Ekonomi Nasional
Potensi kuat Indonesia dalam industri produk halal dan pariwisata ramah Muslim, didukung oleh sumber daya dan infrastruktur yang melimpah. Untuk mengoptimalkan potensi ini, dKolaborasi lintas sektor yang melibatkan semua pemangku kepentingan yang relevan.
Sementara itu, Kementerian Pariwisata telah mendukung pengembangan lebih dari 6.000 desa wisata di seluruh negeri. Apalagi disertai dengan sertifikasi Halal, membuat wisatawan Muslim merasa lebih tenang saat berwisata.
“Ini menciptakan sinergi yang strategis dan produktif, terutama untuk mempromosikan pariwisata ramah Muslim, di mana ketersediaan produk bersertifikat halal sangat penting,” katanya.
“Kami memiliki desa wisata berkualitas tinggi di seluruh wilayah yang benar-benar kompetitif,” katanya, menambahkan bahwa lembaga tersebut saat ini bekerja sama dengan lebih dari 100.000 Pendamping Proses Produk Halal (P3H) dan melayani pasar dengan 64 juta pelaku usaha di seluruh negeri.
Pemerintah mengoptimalkan sumber daya ini, terutama dengan memastikan produk bersertifikat halal tersedia di destinasi wisata. Selain itu, mengambil langkah-langkah strategis untuk mempromosikan pariwisata halal di panggung global.
