Max Mara Hidupkan Kembali Motif Cravatte Ikonik dari Tahun 1951

Kolaborasi Max Mara dengan rumah dasi legendaris asal Napoli, E. Marinella

ASIAWORLDVIEW – Kolaborasi Max Mara dengan rumah dasi legendaris asal Napoli, E. Marinella, menjadi sorotan utama dalam koleksi Resort 2026 bertajuk Venere Vesuviana. Mereka menghidupkan kembali motif cravatte ikonik dari tahun 1951—tahun berdirinya Max Mara—dalam bentuk yang sangat memikat dan penuh nostalgia.

Koleksinya, menghadirkan piyama sutra dengan motif cravatte yang begitu elegan, hingga lebih cocok dikenakan untuk acara malam daripada sekadar tidur. Selain itu, sweater kasmir dengan bordiran motif dasi dalam ukuran besar, menciptakan perpaduan antara kehangatan dan kemewahan visual.

Koleksi ini juga menampilkan siluet yang terinspirasi dari gaya dandy Napoli dan sinema Italia pascaperang, seperti celana pendek lipit ala Riso Amaro, kemeja bergaris pastel, dan gaun bertabur kristal. Semua ini dirancang untuk merayakan filosofi bella figura—gaya elegan yang effortless namun penuh karakter.

Baca Juga: Whitney Bag dari Max Mara, Koleksi Tas Tak Lekang oleh Waktu

Kolaborasi Max Mara dengan rumah dasi legendaris asal Napoli, E. Marinella
Kolaborasi Max Mara dengan rumah dasi legendaris asal Napoli, E. Marinella

Motif ini muncul pada piyama sutra yang terlalu cantik untuk hanya dipakai tidur, dan juga disulam dalam ukuran besar pada sweater kasmir. Sosok chiattillo masa kini, pria Napoli yang sadar gaya dan sedikit narsistik, mengenakan kemeja garis-garis merah muda dan biru dengan kerah serta manset putih bersih.

Selain itu, topi fedora yang dipakai miring, dan jaket ringan khas sarto napoletano. Sebagai kontras, koleksi ini juga
menampilkan celana pendek berani seperti yang dikenakan Mangano di Riso Amaro, rok penuh dengan saku berbentuk lozenge, atasan berkerah potret, bra strapless yang serasi, serta slip dress yang memukau.

Koleksi ini menampilkan canonic coats, mantel klasik yang tak lekang oleh waktu, dengan berbagai model: sabuk, kerah shawl, leher funnel, hingga detail fringe. Saat siang berganti malam, tampil gaun strapless dari dense panno yang bertabur kristal, dengan struktur dalam dari silk gauze yang sedikit
terlihat di bagian décolleté. Drama yang sederhana namun kuat ini adalah esensi dari gaya Italia. Tampil memukau dan merasa percaya diri. Tak heran jika Max Mara telah mendunia.

Tahun 1951 adalah tahun berdirinya Max Mara dan ketika Ruth Orkin memotret American Girl in Italy. Pada masa itu, sosok perempuan yang bangga, cuek, dan mandiri merupakan
pemandangan yang mencuri perhatian di jalanan Florence, Roma, Napoli, serta kota-kota Italia lainnya. 75 tahun kemudian, dia telah menempuh perjalanan panjang, dan Max Mara setia menemani setiap langkahnya.