YouTube Akui Konten Kreator dari ASEAN Sukses Jangkau Pasar Global

Aplikasi berbagi video YouTube.(Pexel)

ASIAWORLDVIEW – Pertumbuhan ekosistem kreator YouTube di Asia Tenggara benar-benar luar biasa. Dengan semakin banyaknya kreator mencapai tonggak pencapaian besar seperti 1 juta atau 100 ribu subscriber, ini menunjukkan betapa berkembangnya industri konten digital di kawasan ini. Kreator dari Indonesia, Thailand, Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Filipina tidak hanya menarik audiens lokal tetapi juga menjangkau pasar global dengan berbagai jenis konten—dari hiburan, pendidikan, hingga teknologi.

Fenomena ini tentunya didukung oleh penetrasi internet yang semakin luas, penggunaan media sosial yang tinggi, serta minat masyarakat yang terus meningkat terhadap konten digital. Selain itu, monetisasi dari YouTube, kolaborasi merek, dan diversifikasi platform semakin mendorong pertumbuhan para kreator.

“Kepercayaan ini terwujud menjadi keyakinan untuk membeli, dengan YouTube mendorong niat membeli hampir 4x lebih besar dibandingkan platform media sosial lain di kawasan. Bahkan di tengah membanjirnya jumlah konten, fokus YouTube pada konten yang bermanfaat dan berkualitas tinggi memungkinkan brand untuk menyampaikan identitas dan tujuan mereka secara efektif, membangun kemitraan jangka panjang dengan para kreator berdasarkan kesamaan nilai,” ujar Sapna Chadha, VP, Southeast Asia and South Asia Frontier, Google.

Baca Juga: YouTube, Layanan Paling Sering Digunakan untuk Dengarkan Podcast

Ekonomi kreator berskala besar yang terus berkembang ini merupakan pendorong utama peran YouTube di bidang video commerce Asia Tenggara. Brand memanfaatkan luasnya jangkauan YouTube, yang menjadi tempat tujuan bagi 8 dari 10 pengguna online di kawasan untuk secara mudah menelusuri, menemukan, dan membeli produk dalam berbagai format di beragam jenis perangkat.

“Karakteristik utama YouTube di Asia Tenggara adalah kepercayaan dan kredibilitas yang telah dibangun kreator dengan audiens mereka. Pengguna 98% lebih mungkin untuk percaya rekomendasi kreator di YouTube dibandingkan dengan rekomendasi di situs atau aplikasi sosial lainnya,” ia menambahkan.

Salah satu kekuatan utama YouTube adalah rasa percaya—dan kreator berperan vital di dalamnya. Studi oleh Kantar menemukan bahwa 85% penonton di Thailand dan 67% di Indonesia menganggap kreator konten YouTube dapat dipercaya. Rasa percaya ini juga berlaku untuk brand: 60% Gen Z Indonesia mengatakan mereka percaya dengan brand yang ditampilkan kreator di YouTube, dibandingkan dengan hanya 46% di platform sosial lain.