ASIAWORLDVIEW – Warna liturgi yang digunakan dalam perayaan Kenaikan Yesus Kristus biasanya putih dan emas. Warna putih melambangkan kesucian, kemuliaan, dan kemenangan, sementara emas mencerminkan cahaya ilahi dan sukacita yang mengiringi peristiwa kenaikan Kristus ke surga.
Tradisi ini sejalan dengan warna liturgi yang digunakan dalam musim Paskah, di mana putih dan emas sering dipakai untuk menggambarkan kemenangan hidup atas kematian serta harapan akan hidup kekal. Gereja-gereja yang mengikuti kalender liturgi umumnya akan menggunakan warna ini dalam dekorasi altar, pakaian imam, dan ornamen lainnya pada Hari Kenaikan Yesus Kristus.
Kenaikan Yesus Kristus, riasan yang cocok adalah yang sederhana, natural, dan elegan, Sebelum mengaplikasikan makeup, bersihkan muka dari kotoran, dengan toner dan facial wash.
Baca Juga: Indonesia Punya Ragam Bahan Skincare Alami: Inovasi dan Budidaya Berkelanjutan
Gunakan foundation dengan hasil akhir dewy atau satin untuk tampilan segar dan bercahaya. Tambahkan sedikit highlighter di tulang pipi dan hidung untuk efek glowing.
Pilih eyeshadow dalam nuansa putih mutiara, champagne, atau emas lembut. Anda bisa menambahkan shimmer emas di sudut dalam mata untuk tampilan lebih bercahaya.
Lipstik nude dengan sentuhan emas atau gloss transparan dengan shimmer akan melengkapi tampilan yang anggun dan sesuai dengan tema liturgi.
Jika ingin lebih dramatis, tambahkan sedikit glitter emas di kelopak mata atau gunakan eyeliner emas untuk aksen yang unik namun tetap elegan.
