ASIAWORLDVIEW – Energi geothermal, sumber energi yang berasal dari panas dalam bumi. Energi ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti pembangkit listrik, pemanas ruangan, dan proses industri.
Julfi Hadi, Ketua Umum Indonesian Geothermal Association (API), menjelaskan Indonesia memiliki cadangan energi panas bumi terbesar di dunia. Pemerintah dengan menggenadeng berbagai pihak mengembangkan pembangkit listrik tenaga geothermal untuk memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat. Namun, biaya eksplorasi dan infrastruktur masih menjadi tantangan utama dalam pemanfaatan energi ini secara luas.
“Energo geothermal memang berpotensi menjadi solusi utama dalam memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat. Karena bersumber dari panas dalam bumi, energi ini bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan, tanpa bergantung pada kondisi cuaca seperti tenaga surya atau angin. Pemanfaatan energi panas bumi ini perlu dimaksimalkan, apalagi di tengah perang agang saat ini. Indonesia perlu mengembangkan sumber energi sendiri,” ia menyebutkan dalam The 11th Indonesia International Geothermal Convetion & Exhibition Media Gathering, Kamis (22/5/2025).
Baca Juga: Penambangan Kripto Butuh Banyak Listrik, Penyebab Masalah Lingkungan Baru
Ia juga menyampaikan dalam pemaparannya, geothermal ramah lingkungan. Emisi karbonnya jauh lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil. Selain itu,pPasokan energi stabil, iak terpengaruh oleh perubahan cuaca, sehingga dapat menghasilkan listrik secara terus-menerus.
Saat ini, Indonesia terus mengembangkan pembangkit listrik geothermal untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan mendukung transisi ke energi bersih. Namun, tantangannya ada pada biaya eksplorasi yang tinggi dan kebutuhan infrastruktur yang lebih kompleks.
Indonesia memiliki cadangan panas bumi terbesar di dunia, jelasnya lagi dengan potensi mencapai sekitar 40% dari total sumber daya global. Wilayah vulkanik yang tersebar di Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Papua menjadikan Indonesia sebagai negara yang sangat kaya akan energi geothermal.
“Meskipun potensinya sangat besar, pemanfaatan energi ini masih menghadapi tantangan dalam eksplorasi, investasi, dan regulasi. Jika dikelola dengan baik, Indonesia bisa menjadi pemimpin global dalam pemanfaatan energi geothermal,” ia menambahkan.
Ia juga berpesan proyek-proyek geothermal yang sudah berjalan perlu terus didukung agar dapat beroperasi secara optimal. Hal ini menjadi contoh bagi pengembangan yang lebih luas.
“Memprioritaskan proyek yang sudah berjalan bisa memberikan sejumlah manfaat, termasuk mempercepat transisi energi bersih dengan kapasitas yang sudah tersedia. Ini juga menjadi bukti Indonesia mandiri dalam energi terbarukan,” pungkasnya.
