Hidupkan Kembali Pasar, Adopsi AI untuk Bangun NFT

NFT.

ASIAWORLDVIEW – Era koleksi Non-Fungible Token (NFT) yang digerakkan oleh hype dan tanpa utilitas telah berakhir, dan proyek-proyek NFT sedang menjajaki kemungkinan-kemungkinan baru. Doodles, tim di balik koleksi token non-fungible Doodles yang terkenal, dan 0N1 Force.

Tim di balik koleksi NFT 0N1 Force, mengadopsi kecerdasan buatan untuk membentuk kembali masa depan koleksi NFT mereka. Menurut 0N1 Force, NFT generasi berikutnya tidak akan hanya berupa gambar di blockchain.

AI semakin berperan dalam membentuk kembali masa depan koleksi NFT. Setelah hype NFT meredup dan banyak proyek gagal memenuhi janji mereka, beberapa proyek kini mulai mengintegrasikan AI untuk menciptakan NFT yang lebih interaktif dan berkembang seiring waktu.

Baca Juga: NFT Mulai Kehilangan Popularitas, Bahkan Disebut Tak Berharga

AI memungkinkan NFT untuk belajar, beradaptasi, dan berkembang berdasarkan interaksi pengguna. Selain itu, menciptakan NFT yang unik dan disesuaikan dengan preferensi pemiliknya.

NFT berbasis AI dapat berkomunikasi dan merespons pemiliknya, menjadikannya lebih dari sekadar gambar statis. Proyek seperti Doodles dengan Dreamnet dan 0N1 Force sedang mengembangkan NFT berbasis AI yang dapat berinteraksi dan bahkan menghasilkan pendapatan bagi pemiliknya. Dengan pendekatan ini, NFT tidak lagi hanya sekadar koleksi digital, tetapi menjadi entitas yang lebih dinamis dan bernilai.

Dalam beberapa bulan mendatang, akan ada entitas digital yang didukung AI, interaktif, dan berkembang, di mana AI NFT akan belajar, beradaptasi, dan tumbuh seiring waktu. Koleksi AI NFT ini akan menampilkan kecerdasan bawaan, membuatnya berguna sejak hari pertama.

Mereka juga akan berinteraksi di seluruh game, platform sosial, dan dunia virtual. Untuk mendorong visi ini, Doodles baru-baru ini meluncurkan DreamNet, protokol terdesentralisasi untuk mendongeng bertenaga AI.