ASIAWORLDVIEW – Dalam rangka memperingati Hari Bumi, Nespresso menegaskan kembali komitmennya terhadap keberlanjutan melalui Nespresso Recycling Program. Kegiatan ini mengajak para pelanggan untuk mengembalikan kapsul kopi Nespresso bekas pakai yang terbuat dari aluminium untuk di daur ulang.
Nespresso telah menegaskan kembali komitmennya terhadap keberlanjutan melalui Nespresso Recycling Program, yang dirancang untuk mengurangi dampak lingkungan dari kapsul aluminium mereka. Program ini memungkinkan pelanggan untuk mengembalikan kapsul bekas ke lokasi pengumpulan tertentu, di mana aluminium akan didaur ulang dan ampas kopi digunakan untuk kompos atau biogas.
Kapsul kopi Nespresso varian Original & Vertuo kini resmi telah memperoleh sertifikasi Ekolabel Swadeklarasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang menandakan bahwa kapsul kopi Nespresso telah menggunakan 80%-85% aluminium daur ulang. Melalui program daur ulang ini, Nespresso terus berkomitmen terhadap keberlanjutan dan menciptakan masa depan yang lebih ramah lingkungan.
Mark Ashlin Senior, Senior Vice President Kanmo Group menyampaikan, “Kami bangga atas pencapaian Nespresso dalam mendapatkan sertifikasi Ekolabel Swadeklarasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Ini merupakan bukti nyata dari komitmen kami terhadap keberlanjutan lingkungan dan ekonomi sirkular.
Baca Juga: Fenomena Kopi dengan Campuran Buah, Memberikan Sensasi Rasa Unik
Selain itu, Nespresso juga menjalankan AAA Sustainability Quality Program, yang mendukung praktik pertanian berkelanjutan di lebih dari 18 negara, termasuk Indonesia. Program ini membantu petani kopi meningkatkan kualitas dan produktivitas sambil melindungi lingkungan.
“Lewat program daur ulang ini, kami berharap Nespresso dapat menginspirasi konsumen untuk menjadi bagian dari perubahan positif, dimulai dari hal sederhana seperti mendaur ulang kapsul kopi mereka,” ia menambahkan.
Pada tahun 2024, Nespresso telah berhasil mengumpulkan lebih dari 2,2 juta kapsul kopi bekas, dengan total berat mencapai lebih dari 11 ribu kilogram. Capaian ini mencerminkan antusiasme dan partisipasi aktif pelanggan dalam mendukung gerakan daur ulang, yang terus berlanjut di 2025.
Aluminium dari kapsul bekas dilebur menjadi bahan baku yang dapat digunakan kembali untuk memproduksi barang baru. Sementara itu, ampas kopi dari kapsul dikirim ke perkebunan kopi di Ciwidey, Bandung yang bekerja sama dengan Nespresso untuk dijadikan pupuk kompos.
