ASIAWORLDVIEW – Pemerintah mengoptimalkan semua instrumen ekonomi yang tersedia, dari anggaran negara hingga Dana Kekayaan Danantara. Hal ini untuk menjaga ketahanan dan pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
“Semua instrumen, kebijakan, peraturan, dan tindakan harus dipertimbangkan secara rinci dan secara menyeluruh untuk memastikan kemajuan ekonomi yang efektif dan adil serta kemakmuran yang adil bagi rakyat,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada Instagram resminya @smindrawati, Selasa (8/4/2025).
Menkeu Sri Mulyani mencatat bahwa optimalisasi sumber daya alam, perusahaan milik negara, dan sumber daya manusia juga akan dikejar untuk mempertahankan kinerja ekonomi domestik.
Mengoptimalkan instrumen ekonomi nasional akan menciptakan nilai tambah, memperkuat daya saing, dan mempertahankan ketahanan ekonomi dan kedaulatan untuk Indonesia selama masa-masa bergejolak yang disebabkan oleh dinamika global dan peningkatan persaingan antar negara.
Baca Juga: Imbas Trump Tariff: Harga Saham Turun dan Picu Ketegangan Ekonomi Global
Pemerintah membahas cara-cara untuk meningkatkan kolaborasi antara pemerintah, perusahaan negara, sektor swasta, dan masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi selama pertemuan.
Presiden Prabowo menonjolkan kebutuhan untuk mendirikan sistem ekonomi yang berorientasi nasional yang berfokus pada pembangunan dan kemakmuran yang adil bagi rakyat. Dia juga menekankan pentingnya pengembangan sumber daya alam yang kompeten, profesional, dan sinergis.
Tindakan afirmatif dalam kegiatan ekonomi juga harus dilakukan dengan bijaksana dan bertanggung jawab dengan tekad yang kuat untuk mencapai tujuannya, kata Menteri.
“Tugas yang mulia ini pasti penuh dengan tantangan dalam perumusan, perencanaan, dan implementasinya. Meskipun demikian, kita tidak boleh terhalang dan takut,” tegasnya.
Salah satu tantangan ekonomi Indonesia saat ini adalah tarif impor timbal balik 32 persen yang dikenakan oleh Presiden AS Donald Trump pekan lalu, yang dapat secara signifikan mempengaruhi industri Indonesia.
