ASIAWORLDVIEW – Hong Kong menjadi salah satu pilihan untuk berlibur. Selain gemerlap kota dengan kilauan gedung pencakar langitny., Hong Kong menawarkan berbagai wisata alam dan atraksi menarik yang cocok untuk seluruh keluarga. Terlebih, Hong Kong kini juga berkembang menjadi destinasi ramah muslim dengan berbagai fasilitasnya, mulai dari tempat ibadah hingga wisata kuliner bersertifikasi halal.
Hong Kong semakin gencar memposisikan diri sebagai destinasi ramah Muslim. Hingga 11 Maret 2025, terdapat 153 restoran bersertifikat halal dan 55 hotel dengan peringkat ramah Muslim. Selain itu, bandara internasional di Hong Kong juga menyediakan mushola untuk umat Muslim yang ingin salat.
“Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Hong Kong dalam menyediakan fasilitas yang memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim, menjadikannya destinasi yang semakin menarik bagi komunitas Muslim global,” kata Liew Chian Jia (CJ), Regional Director Southeast Asia, Hong Kong Tourism Board.
Baca Juga: Ramadan di ASHTA District 8: Gabungkan Seni, Budaya, dan Belanja
Mengalami Ramadhan di Hong Kong bisa menjadi pengalaman yang unik dan memperkaya diri dengan buaya unik. Anda dapat menikmati berbagai masakan, termasuk Cina, Timur Tengah, dan India. Beberapa hotel, seperti Mira Hong Kong dan Kowloon Shangri-La, menawarkan prasmanan Ramadhan khusus untuk melayani para pelancong Muslim.
“Mira Hong Kong baru-baru ini menjadi tuan rumah perayaan makan malam Ramadan Iftar yang pertama, menarik hampir 200 tamu, termasuk anggota komunitas Muslim lokal, diplomat, dan pejabat pemerintah. Acara ini memamerkan berbagai hidangan halal dan pertunjukan budaya, mempromosikan pemahaman yang lebih dalam tentang Ramadan,” ia menambahkan.
Hotel di Hong Kong, seperti Mira Hong Kong dan Mira Moon, menawarkan fasilitas ramah Muslim, termasuk pointer arah Qibla, Al-Quran dan sajadah. Hotel-hotel ini juga menyediakan pilihan bersantap halal dan duta tamu berbahasa Arab.
Pengalaman lintas budaya selama Ramadhan di Hong Kong ditingkatkan oleh pertunjukan musik tradisional, teater boneka bayangan Turki, dan bazaar Turki interaktif yang melayani makanan ringan tradisional yang dinikmati selama periode suci Ramadan.
“Hong Kong menawarkan beberapa masjid dan ruang doa di seluruh kota, membuatnya lebih mudah bagi umat Islam untuk melakukan badah,” pungkasnya.
