Kebangkitan Industri Tekstil dan Garmen dalam Gelaran INDO INTERTEX

Konferensi pers INDO INTERTEX, Kamis (13/3/2025).

ASIAWORLDVIEW – Pemerintah Indonesia memang memproyeksikan industri tekstil dan garmen sebagai salah satu dari tiga industri utama. Langkah ini mendorong sektor ekonomi kreatif berkembang pesat di tahun 2025. Revolusi fashion dengan penekanan pada material ramah lingkungan dan berkelanjutan menjadi sub kategori yang paling diminati.

Jemmy Kartiwa Sastraatmadja, Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia menjelaskan, Kamis (13/3/2025), pasar global untuk bahan berkelanjutan (sustainable fabric) diperkirakan akan terus berkembang pesat, terutama di industri pakaian, furnitur, dan medis. Nilainya diproyeksikan mencapai USD72,7 miliar pada tahun 2030, dengan tingkat pertumbuhan tahunan (CAGR) sebesar 10,6% dari tahun 2024 hingga 2030.

Tren ini didorong oleh meningkatnya kesadaran konsumen akan dampak buruk industri fashion terhadap lingkungan. Brand besar dan regulasi pemerintah yang ketat terkait limbah tekstil dan emisi karbon juga menjadi pemicu.

Apalagi dengan kemajuan teknologi di bidang tekstil. Hal ini memungkinkan terciptanya bahan-bahan inovatif seperti kain dari serat tumbuhan, limbah plastik, hingga kulit vegan.

“Langkah ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi besar industri tekstil dan garmen dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan ekspor, dan mendorong inovasi dalam desain dan produksi pakaian,” ia mengatakan.

Baca Juga: Peran Shopee dalam Mengembangkan UMKM hingga Buka Lapangan Pekerjaan

Melihat potensi tersebut, Peraga Expo bekerjasama dengan API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia) menyelenggarakan INDO INTERTEX 2025. Pameran dagang terbesar di Asia Tenggara. Ini adalah acara yang paling dinanti di industri tekstil dan garmen. INDO INTERTEX juga mempertemukan ribuan pemimpin perusahaan untuk merasakan manufaktur, teknologi dan solusi kelas dunia.

INDO INTERTEX pameran internasional yang mempertemukan ribuan pemimpin perusahaan dari industri tekstil dan garmen untuk merasakan manufaktur, teknologi, dan solusi kelas dunia.

Acara ini diadakan setiap tahun di Jakarta International Expo dan menjadi platform penting bagi para pemimpin industri untuk mengeksplorasi peluang bisnis baru, menjalin koneksi global, dan memamerkan produk, layanan, serta teknologi terbaru dalam industri tekstil dan garmen.

“Pameran ini juga mencakup berbagai program seminar dan pertemuan B2B yang memungkinkan peserta untuk belajar dari para ahli industri dan membangun hubungan bisnis yang strategis. INDO INTERTEX telah menjadi ajang yang sangat dinantikan oleh para pelaku industri tekstil dan garmen, karena memberikan kesempatan untuk memperluas wawasan dan meningkatkan bisnis mereka ke tingkat yang lebih tinggi,” Paul Kingsen, Presiden Direktur Peraga Expo sebutnya.