CONSENSUS HONG KONG: Perjalanan Solana di Industri Aset Digital yang Luar Biasa

Lily Liu, investor yang berfokus pada industri blockchain. Lily adalah Presiden Solana Foundation dan salah satu pendiri Anagram menjadi pembicara di Consensus Hong Kong, Rabu (19/2/2025).

ASIAWORLDVIEW – Lily Liu, investor yang berfokus pada industri blockchain. Lily adalah Presiden Solana Foundation dan salah satu pendiri Anagram menjadi pembicara di Consensus Hong Kong, Rabu (19/2/2025).

Perjalanan Solana memang luar biasa. Sejak didirikan pada tahun 2017 oleh Anatoly Yakovenko, yang mengembangkan mekanisme konsensus Proof of History (PoH) yang inovatif. Solana telah berkembang menjadi pembangkit tenaga listrik di dunia blockchain.

“Evolusi Solana dari jaringan pemula menjadi pembangkit tenaga listrik blockchain. Sambil mengatasi rintangan seperti kegagalan FTX sambil mengembangkan komunitas dan ekosistem yang dinamis dengan TVL lebih dari USD5 miliar,” sebutnya dalam materi yang ia berikan pada Consensus Hong Kong.

Baca Juga: CONSENSUS HONG KONG: DeriW Gunakan Teknologi Layer 3, Dukung Transaksi Ultra Cepat

Lily Liu, investor yang berfokus pada industri blockchain. Lily adalah Presiden Solana Foundation dan salah satu pendiri Anagram menjadi pembicara di Consensus Hong Kong, Rabu (19/2/2025).
Lily Liu, investor yang berfokus pada industri blockchain. Lily adalah Presiden Solana Foundation dan salah satu pendiri Anagram menjadi pembicara di Consensus Hong Kong, Rabu (19/2/2025).

Solana memperkenalkan PoH untuk memecahkan trilema blockchain yaitu skalabilitas, keamanan, dan desentralisasi. Mekanisme ini memungkinkan throughput transaksi yang tinggi dan latensi yang rendah.

“Solana meluncurkan Mainnet Beta pada bulan Maret 2020, yang diadopsi dengan cepat karena kinerjanya yang tinggi dan biaya transaksi yang rendah. Meskipun mengalami kemunduran seperti runtuhnya FTX, Solana telah menunjukkan ketangguhannya. Ekosistemnya telah terdiversifikasi, dengan fokus pada NFT, DeFi, dan game blockchain untuk mengurangi ketergantungan pada satu mitra,” ia menambahkan.

Ekosistem Solana telah berkembang pesat, dengan Total Value Locked (TVL). Protokol seperti Kamino Finance dan Raydium telah mengalami pertumbuhan yang signifikan, menarik minat pengguna dan institusi.

“Solana terus berinovasi, dengan integrasi seperti Solana Pay dan kemitraan dengan platform besar seperti Robinhood dan VanEck. Kemampuan Solana untuk beradaptasi dan berkembang, bahkan dalam menghadapi tantangan, menyoroti potensinya untuk menjadi platform blockchain terkemuka,” pungkasnya.